Kazuto Ioka Naik ke Kelas Bantam, Bidik Gelar Juara Dunia Kelima

Nov 3, 2025 - 01:31
Kazuto Ioka Naik ke Kelas Bantam, Bidik Gelar Juara Dunia Kelima
Bintang tinju Jepang kazuto Ioka (WBA)

Tokyo – Petinju legendaris asal Jepang, Kazuto Ioka, resmi mengumumkan langkah besar dalam kariernya dengan naik ke kelas bantam (53,5 kilogram). Langkah ini diambil sebagai bagian dari ambisinya untuk menjadi juara dunia di lima divisi berbeda, sebuah pencapaian langka dalam sejarah tinju dunia.

“Saya akan naik ke kelas bantam dan menantang untuk menjadi juara dunia lima divisi,” ujar Ioka, dikutip dari laman resmi World Boxing Association (WBA).

Petinju berusia 36 tahun itu sebelumnya telah mengukir sejarah dengan meraih empat gelar juara dunia di kelas berbeda  mulai dari minimumweight, light flyweight, flyweight, hingga super flyweight.

Ia menjadi salah satu petinju Jepang paling sukses sepanjang masa dengan rekor impresif dan reputasi kuat di kancah internasional.

Meski demikian, perjalanan Ioka dalam dua tahun terakhir tidak mudah. Ia kehilangan sabuk juara dunia WBA setelah kalah dari Fernando Martinez pada 2024, dan kembali gagal merebutnya dalam laga rematch pada Mei 2025.

Namun, Ioka menegaskan bahwa kekalahan itu tidak membuatnya kehilangan motivasi.

“Saya kecewa, tapi saya telah memberikan segalanya di setiap momen. Saya berusia 36 tahun, tapi saya tidak merasa harus pensiun,” tegasnya.

Ioka kini tengah menyiapkan comeback besar yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Desember 2025, bertepatan dengan malam Tahun Baru  momen yang sudah menjadi tradisi penting bagi dunia tinju Jepang.

Menurut WBA, lawan yang akan dihadapi Ioka dalam laga tersebut masih dirahasiakan dan akan diumumkan dalam waktu dekat. Pertarungan ini diyakini akan menjadi ujian krusial bagi sang juara empat divisi saat memulai petualangan barunya di kelas bantam.

Jika berhasil merebut gelar di kelas baru ini, Kazuto Ioka akan menorehkan sejarah sebagai petinju Jepang pertama yang menjadi juara dunia di lima kelas berbeda, sekaligus memperkokoh statusnya sebagai salah satu ikon tinju Asia.