Penjualan iPhone 17 Melejit, Lampaui Seri Sebelumnya dan Dongkrak Saham Apple

Oct 22, 2025 - 18:08
Penjualan iPhone 17 Melejit, Lampaui Seri Sebelumnya dan Dongkrak Saham Apple
Tampilan ponsel iPhone 17 Pro keluaran Apple (ANTARA/Apple Newsroom/am)

Jakarta - Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple Inc., kembali mencatatkan kesuksesan besar lewat peluncuran iPhone 17. 

Dalam waktu kurang dari sebulan setelah rilis global, penjualan seri terbaru ini melampaui iPhone 16, terutama di dua pasar terbesar perusahaan tersebut, yakni Amerika Serikat dan China.

Menurut laporan Counterpoint Research yang dikutip dari New York Post, penjualan iPhone 17 dalam 10 hari pertama peluncurannya melonjak 14 persen dibanding seri sebelumnya. Kinerja gemilang itu ikut mendorong harga saham Apple naik menjadi 264,38 dolar AS per lembar, mendekatkan valuasi perusahaan ke angka 4 triliun dolar AS.

Model dasar iPhone 17 dijual mulai 799 dolar AS atau sekitar Rp13,2 juta, dengan sejumlah pembaruan signifikan dibanding pendahulunya.

Menurut analis Counterpoint, Ivan Lam, faktor utama peningkatan penjualan terletak pada peningkatan desain, kapasitas penyimpanan lebih besar, serta performa chip A19 yang jauh lebih cepat.

“Konsumen sangat menyukai model dasar iPhone 17 karena spesifikasi dan peningkatannya yang lebih baik,” ujar Ivan Lam.

Ia menambahkan, di pasar China, penjualan iPhone 17 standar hampir dua kali lipat dibanding iPhone 16 pada masa awal penjualan dan tren tersebut terus meningkat hingga Oktober.

Tak hanya versi standar, iPhone 17 Pro juga mencatat permintaan tinggi di berbagai negara. Varian premium ini dibanderol mulai 1.099 dolar AS atau sekitar Rp18,2 juta.

iPhone 17 Pro hadir dengan desain baru, kamera zoom yang lebih tajam, baterai berkapasitas besar, serta sistem pendingin lebih efisien. Counterpoint mencatat, sebagian besar pembeli model Pro adalah pengguna yang terakhir mengganti ponsel pada masa pandemi 2021, menandakan adanya gelombang pembaruan perangkat (upgrade cycle) di kalangan pengguna setia Apple.

Meski Apple telah memperluas portofolio produknya ke perangkat wearable, komputer Mac, dan layanan digital, iPhone tetap menjadi penyumbang utama pendapatan perusahaan, yakni sekitar 50 persen dari total penjualan global.

 

Top of Form

 

Bottom of Form