Wu-Tang Clan Raih Sertifikat Platinum Baru, Siap Gelar Tur Dunia The Final Chamber 2026
Jakarta - Legenda hip-hop asal Amerika Serikat, Wu-Tang Clan, kembali menorehkan prestasi gemilang setelah menerima sejumlah sertifikat platinum baru dari Recording Industry Association of America (RIAA) pada Senin (10/11). Penghargaan ini menandai lebih dari tiga dekade kiprah grup tersebut dalam mengguncang dunia musik rap.
Menurut laporan Billboard, salah satu karya ikonik Wu-Tang Clan, “Protect Ya Neck”, yang dirilis pada Desember 1992, resmi meraih sertifikat platinum setelah hampir 33 tahun beredar.
Tak hanya itu, album debut mereka “Enter The Wu-Tang (36 Chambers)” (1993) kini telah mengoleksi empat plakat platinum, menegaskan statusnya sebagai salah satu album paling berpengaruh dalam sejarah hip-hop.
Beberapa lagu legendaris dari album tersebut juga mendapat penghargaan serupa, termasuk “C.R.E.A.M.” yang kini memiliki empat sertifikat platinum, serta “Wu-Tang Clan Ain’t Nuthing ta F Wit” dan “Method Man”, yang masing-masing mengantongi satu sertifikat platinum.
Sementara itu, dua lagu lainnya, “Bring Da Ruckas” dan “Da Mystery of Chessboxin”, resmi memperoleh sertifikat emas, menandakan pencapaian penjualan yang mengesankan bahkan setelah tiga dekade perilisan.
Tahun 2025 disebut sebagai momen kebangkitan Wu-Tang Clan, setelah mereka menuntaskan tur “The Final Chamber” di Amerika Utara pada Juli lalu. Tur tersebut mencatat penjualan lebih dari 245.000 tiket dengan pendapatan kotor mencapai 30,6 juta dolar AS atau sekitar Rp511 miliar, menurut data Billboard Boxscore.
Kesuksesan tur itu menjadi pembuka bagi tur dunia perpisahan Wu-Tang Clan yang akan digelar mulai Maret 2026.
Rangkaian tur bertajuk The Final Chamber World Tour tersebut akan dimulai di Amsterdam, Belanda, pada 2 Maret 2026, kemudian berlanjut ke Berlin, Italia, Wina, Cologne, Paris, Zurich, London, dan Manchester, sebelum menuju Dubai dan Australia di akhir bulan.
Tur ini diyakini akan menjadi perpisahan monumental bagi para penggemar hip-hop di seluruh dunia, sekaligus penutup manis bagi perjalanan legendaris grup yang telah merevolusi industri musik sejak awal 1990-an.