Wolves Tahan Imbang MU di Old Trafford, Tapi Rentetan Catatan Buruk Terus Membayangi

Jan 2, 2026 - 10:11
Wolves Tahan Imbang MU di Old Trafford, Tapi Rentetan Catatan Buruk Terus Membayangi
ilustrasi logo Wolverhampton Wanderers (pixabay.com/NewUnion_org)

Jakarta - Wolverhampton Wanderers menunjukkan perlawanan sengit saat bertandang ke markas Manchester United. Namun, di balik hasil imbang tersebut, Wolves justru kembali menorehkan sejumlah catatan kelam yang menegaskan betapa beratnya musim ini bagi mereka.

Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB, Wolves sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Joshua Zirkzee pada menit ke-27. Tim tamu baru bisa menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui gol Ladislav Krejci pada menit ke-45. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan, meskipun Wolves harus menerima tekanan bertubi-tubi dari Manchester United di babak kedua.

Tambahan satu poin ini menjadi poin ketiga Wolves di Liga Inggris musim ini. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rentetan 11 kekalahan beruntun mereka di Premier League. Meski begitu, posisi Wolves tetap tidak beranjak dari dasar klasemen.

Dari 19 pertandingan yang sudah dijalani, Wolves baru mengoleksi tiga poin. Lebih parah lagi, mereka kini mencatatkan puasa kemenangan dalam 23 laga liga beruntun, yang menjadi rekor terpanjang sepanjang sejarah klub.

Wolves juga tercatat sebagai tim kedua setelah Derby County yang mengalami awal musim tanpa kemenangan sepanjang 19 pekan. Derby kala itu bahkan baru meraih kemenangan pertamanya pada pekan ke-33 dan mengakhiri musim dengan 11 poin, yang hingga kini masih menjadi rekor poin terburuk di era Premier League.

Ironisnya, Derby County masih mampu mengumpulkan tujuh poin dari 19 laga pertama, dua kali lipat dibandingkan raihan Wolves musim ini. Sepanjang tahun kalender ini, Wolves hanya meraih 29 poin dari 38 pertandingan liga.

Dengan rata-rata 0,76 poin per laga, Wolves mencatatkan rasio poin terburuk di Premier League sejak Huddersfield Town pada 2018, yang kala itu hanya mengoleksi 23 poin dari 37 laga (rataan 0,62 poin).

Secara historis, Wolves juga menjadi tim kedua di kasta tertinggi sepak bola Inggris yang gagal meraih kemenangan dalam 19 laga awal musim, menyamai catatan Bolton Wanderers pada musim 1902/1903. Mereka bahkan menjadi yang pertama sejak Macclesfield Town di League Two musim 2006/2007 yang mengalami nasib serupa.

Jika berkaca pada Tottenham Hotspur yang musim lalu selamat dari degradasi dengan finis di posisi ke-17 berbekal 42 poin, Wolves masih membutuhkan setidaknya sekitar 40 poin tambahan untuk bertahan di Premier League.

Dengan kondisi yang ada, tantangan besar menanti Wolves di paruh kedua musim. Pertanyaannya kini, mampukah mereka bangkit dan keluar dari krisis, atau justru semakin tenggelam menuju jurang degradasi?