Virgoun Ditangkap Kasus Narkoba, Sampaikan Permohonan Maaf

Jun 25, 2024 - 12:09
Virgoun Ditangkap Kasus Narkoba, Sampaikan Permohonan Maaf
Penyanyi Muhammad Virgoun Putra Tambunan alias Virgoun setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Dokkes Polres Jakarta Barat, Jumat, (21/6/2024).

Jakarta - Musisi Virgoun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, keluarga, hingga anak-anaknya usai ditangkap polisi terkait kasus narkoba jenis sabu.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas tindakan saya dalam penyalahgunaan narkoba. Saya juga minta maaf kepada semua pihak, masyarakat Indonesia, keluarga saya, ketiga anak saya, orang di label, dan teman-teman saya," kata Virgoun di Polres Jakarta Barat, Selasa (25/06/2024).

Virgoun menyesali keterlibatannya dalam kasus narkoba dan berharap ini menjadi yang terakhir. "Mudah-mudahan, insyaallah ini menjadi yang terakhir," ucapnya.

Dia juga berterima kasih kepada penyidik kepolisian. "Terima kasih kepada penyidik yang sudah berbaik hati dalam memproses saya dalam menjalani proses hukum," ucapnya.

Virgoun ditangkap bersama perempuan berinisial PA di sebuah kos-kosan di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/06/2024). Setelah menangkap Virgoun dan PA, polisi menangkap BH yang menjadi penyedia sabu.

"Berdasarkan info tersebut, penyidik mengembangkan dan mengamankan BH di sebuah perumahan di Bekasi, Jawa Barat," kata polisi.

Polisi menggeledah kos-kosan di lokasi penangkapan Virgoun dan PA, dan menyita sabu serta alat isap yang digunakan mereka. "Pada TKP pertama didapatkan 1 paket plastik kecil berisi narkotika jenis sabu sisa pakai. Dari 1 gram narkotika yang dibeli PTP, didapat barang bukti seberat kurang lebih 0,2 gram," kata polisi.

Selain itu, polisi menyita 1 buah kantong, 1 buah bong, 3 buah korek api, 1 sendok plastik, dan 2 unit HP merek iPhone 13 dan iPhone 15.

Saat ini, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika tentang setiap penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.