oleh

Vaksinasi untuk Santri, digelar di Ponpes Tebu Ireng Jombang

Citizen.co.id Jombang – Puluhan ribu santri di Jawa Timur menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (25/8). Vaksinasi tersebut merupakan inisiatif dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan didukung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Vaksinasi dilaksanakan di sejumlah pondok pesantren.

Salah satu pondok pesantren yang menggelar vaksinasi adalah Tebu Ireng, Jombang. Lokasinya di area Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi lokasi tersebut. Sasaran vaksinasi di pondok pesantren Tebu Ireng mencapai 4 ribu orang lebih.


Panglima TNI bersama rombongan berkomunikasi dengan beberapa pesantren lain di Jawa Timur. Seperti Pondok Pesantren Lirboyo dan Langitan. Di tempat tersebut juga digelar vaksinasi dengan sasaran ribuan santri. Pada hari yang sama juga dilaksanakan vaksinasi di 41 titik pondok pesantren lain se-Jawa Timur, dengan total sasaran mencapai 37.149 dosis.

Gubernur Khofifah bersama Panglima TNI dan Kapolri berkesempatan menyapa langsung warga yang mengikuti vaksinasi serentak di 41 wilayah tersebut. Di antaranya adalah Ponpes Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban yang menargetkan sebanyak 2.000 dosis vaksin.


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek jumlah dosis yang tersedia. Lalu menanyakan berapa sasaran yang hadir. Serta berapa tenaga kesehatan yang dilibatkan. Dia meminta serbuan vaksin untuk santri dioptimalkan.

Ormas Jogoboyo: Gelar Baksos, Sasar Ojol Perempuan

Virus Corona Terus Bermutasi, Puan Ajak Masyarakat Hidup Bersama Prokes

”Gunakan semua stok yang sudah alokasikan,” kata Panglima Hadi Tjahjanto.


Dia juga mengapresiasi Kodam V/Brawijaya, Korem, dan Kodam, di Jawa Timur yang melaksanakan vaksinasi tersebut. Termasuk kepada para pengasuh pondok pesantren yang menggelar vaksinasi serentak itu.

Menurut panglima, serbuan vaksinasi bertujuan menekan angka penularan Covid-19 di masyarakat. ”Termasuk di lingkungan pesantren yang sebagian masih berusia pelajar,” ujar Hadi.


Dia berharap, proses vaksinasi berlangsung lancar. Pesantren yang stok dosis vaksinnya kurang, diminta segera lapor. Bila masih ada stok, akan segera dikirim.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed