oleh

Surabaya dan Jabodetabek, Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk Mal

Citizen.co.id Surabaya – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya dan Surabaya Raya mengalami penurunan level, dari PPKM Level 4 ke Level 3 pada minggu ini.

Sehingga kabupaten atau kota yang masuk ke Level 3 bertambah menjadi sebanyak 67 kabupaten atau kota. Sementara, untuk level 2 jumlahnya bertambah menjadi 10 kabupaten atau kota.


Ketua Umum Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, untuk pusat perbelanjaan yang berada di wilayah pulau Jawa dan Bali penerapan aturan restoran dan kafe diperbolehkan untuk melayani makan di tempat (dine-in) dengan kapasitas maksimal 25 persen dan waktu makan maksimal 30 menit.

“Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan untuk masuk ke pusat perbelanjaan,” ujarnya dilansir dari JawaPos.com, Selasa (24/8).

Selain itu, pihaknya juga tetap menerapkan pengetatan bagi pengunjung yang akan memasuki area mal.


Bagi mereka yang belum atau tidak bisa vaksinasi karena alasan kesehatan maka dapat menunjukkan hasil tes Antigen atau PCR yang tertera dalam akun PeduliLindungi.

Raih Rekor Dunia Panjat Tebing, Aries Berupaya Maksimal di PON XX Papua

Puan: Level PPKM Turun, Momentum Gerakkan Ekonomi Masyarakat dengan Hati-hati

Pada instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) disebutkan bahwa kegiatan pada pusat perbelanjaan atau mall atau pusat perdagangan diizinkan beroperasi sebesar 50 persen dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 20.00 waktu setempat dengan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Perdagangan.


Seluruh pengunjung dan pegawai mal wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining. Penduduk dengan usia di bawah 12 tahun dan diatas 70 tahun dilarang memasuki pusat perbelanjaan.

Sedangkan bioskop, tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan perbelanjaan di dalam mal masih ditutup.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed