Sakera Tembakau Solusi Nasib Petani Tembakau

citizen.co.id Surabaya – Demi menangani permasalahan petani tembakau, DPRD Provinsi Jawa Timur mengambil langkah kongkret dengan mendorong realisasi program Senergitas Kelompok Tani dengan Pengusaha Rokok sebagai Jaminan Pasar Tembakau (Sakera Tembakau).

Melalui program ini, Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa mengatakan program ini dapat menjawab permasalan tahunan petani tembakau. Ia berharap melalui Sakera Tembakau nasib petani tembakau lebih terjamin.

Baca juga :

Kawal PPKM mikro, Kodam V Brawijaya Gelar Apel Bersama Polda dan Pemprov Jatim

Soal PT JGU Pemprov Jatim Buka-bukaan, Basmalah Buka Suara

Dalam Program sakera tembakau, ada kemitraan antara petani tembakau dengan pabrik rokok. Pemasaranpun lebih mudah sebab dilakukan para petani tembakau.

Harga yang dipatokpun, menurut Aliyadi
sesuai dengan break event point (BEP), hal itu lebih terjamin ketimbang dijual ke para tengkulak. “Harga tembakau sering kali lebih murah dari break event point (BEP),” katanya.

Tidak hanya kerjasama dalam pemasaran, program sakera tembakau juga akan memberikan beberapa fasilitas terhadap para petani, seperti pendampingan, penyediaan bibit, fasilitas kredit hingga program lingkungan menggunakan dana corporate social responsibility (CSR).

“Saya sangat mendukung program Sakera Tembakau ini karena akan sangat bermanfaat bagi petani,” katanya.

Ia juga menyampaikan, selama ini para petani tembakau tidak jelas nasibnya. Tak jarang pihak industri tidak memihak ke para petani. Petani sering tidak mendapatkan keuntungan, malah kadang merugi.

“Kami akan terus memperjuangkan nasib petani tembakau. Program pemerintah harus berpihak ke petani. Kami akan kawal terus program pemerintah itu,” ungkapnya.

Perlu diketahui, sakera tembakau merupakan program Pemerintah Provinsi Jatim pada tahun 2021. Dalam sakera tembakau yang nantinya diharapkan dapat menjawab permasalahan para petani tembakau.(cz/bel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*