oleh

Rawan Banjir Diwilayah Ngawi, Siapi Perahu Karet

citizen.co.id Ngawi – Perahu karet di tiap kecamatan dan sebuah posko disiapkan mengantisipasi bencana di wilayah Ngawi. Apalagi Ngawi merupakan kawasan langganan banjir, Ini merupakan salah satu kegiatan dalam tanggap darurat bencana banjir yang kita lakukan bersama jajaran lain termasuk BPBD.

“Kita telah siagakan berupa perahu karet di semua posko yang didirikan daerah rawan banjir,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto, saat pengecekan posko bencana di Kecamatan Kwadungan, Selasa (7/1/2020).Jumlah perahu karet yang disiagakan, kata kapolres, khusus dari Polres Ngawi ada 5 buah dan ditambah dari milik BPBD. Selain perahu karet, kesiagaan dalam tanggap darurat bencana banjir berupa sarana logistik keperluan pengungsi seperti makanan siap saji dan berbagai obat-obatan.

“Kalau perahu karet dari polres saja ada lima buah sudah kita siagakan di posko bencana masing-masing kecamatan yang rawan terjadi banjir. Termasuk juga sarana logistik makanan dan obat-obatan,” katanya.

Kapolres mengatakan, ada empat yang biasanya menjadi langganan banjir. Yakni, Kecamatan Pangkur, Kwadungan, Geneng dan Ngawi Kota dan telah didirikan posko. Posko tanggap darurat bencana berada ditempatkan di lokasi yang mudah di jangkau untuk pengungsi.

Baca Juga :

Akibat Angin Kencang Pasangan Pasangan Suami – Istri Mati Tertimpa Pohon

Kediri Diguyur Hujan Deras, Dua Warga Terluka Tertimpa Tembok Ambruk

“Posko yang kita tempatkan ini berada di daerah yang mudah terjangkau oleh pengungsi nantinya,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk Kecamatan Pangkur posko tanggap bencana banjir ada di depan kantor kecamatan, sedangkan di Kecamatan Kwadungan posko ada di depan kantor Desa Warukkalong. Kemudian Kecamatan Geneng posko tanggap bencana banjir berada di depan kantor kecamatan serta untuk Kecamatan Ngawi kota berada di depan kantor Desa Mangunharjo.

“Semua posko tanggap darurat bencana banjir dalam kondisi siap baik personel dan peralatan. Untuk personel ada hampir 150 yang siaga di posko termasuk medis. Selain empat wilayah tersebut rawan luapan sungai Madiun, juga ada tiga wilayah rawan luapan Bengawan Solo yakni Kecamatan Pitu, Karanganyar dan Mantingan serta Kedunggalar,” tandasnya.

Dia memastikan semua posko telah siap siaga termasuk dapur umum portable serta ambulance juga telah siaga termasuk juga rompi pelampung. Kesiapan tanggap darurat banjir ini juga mengingat Curah hujan yang mulai tinggi di wilayah Ngawi seminggu terakhir.(cz/jos/dtk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed