oleh

Ratusan Buruh Datangi Kantor Pageraman Satu, Desak supaya Upah Dibayar

citizen.co.id Sumenep – Ratusan buruh mendatangi kantor pageraman 1 di Desa Karanganyar, Kalianget Sumenep Madura Jawa Timur mendesak agar supaya melunasi pembayaran upah.


Salah satu perwakilan buruh, Misrawi mengatakan bahwa upah yang diberikan perusahaan terhadap buruh tani garam tidak sesuai dengan besaran upah yang dijanjikan.

Dubes Austria Temui Ganjar, Bahas Kerjasama Sekolah Vokasi dan UMKM

Politisi PKB Jatim Pimpin Doa Untuk Kiai Ahmad Nawawi di Sela-sela Paripurna

Dijelaskan, upah yang biasanya diberikan seminggu sekali itu sebesar Rp. 458.000 tiap orang. Namun, nyatanya buruh mendapat upah dari keringatnya sebesar Rp. 267.000,.


“Upah itu dibayar 4 hari kerja, biasanya seminggu sekali. Tujuan kami meminta hak pembayaran full,” ungkap Misrawi

Misrawi melanjutkan, demonstrasi sudah kali kedua digelar karena sebelumnya buruh juga pernah dikecewakan perusahaan lantaran upah yang dibayar separuh.


“Kami akan mogok kerja selama belum ada kejelasan dari PT. Enggal,” tegasnya

Sementara itu, Humas PT Garam (Persero) Sumenep, Miftah menjelaskan pihaknya telah memproses administrasi atas pengajuan penagihan PT. Enggal Jaya Sentosa sebagai pihak ketiga.

“PT. Enggal Jaya Sentosa melakukan penagihan ke PT Garam untuk pereode kegiatan buruh, berkasnya baru masuk kemaren tanggal 15 Juni pukul 14.00 WIB. Sehingga kami butuh proses untuk pengecekan kelengkapan administrasi. Dan pukul 09.00 WIB sudah dilakukan pembayaran ke PT. Enggal, sekarang tinggal menunggu pembayaran PT. Enggal ke buruh.” paparnya.


Ia menegaskan, selama keterlambatan tersebut pihaknya baru bisa melakukan pencairan manakala pihak ketiga yakni PT. Enggal Jaya Sentosa melakukan penagihan.

“Selama penagihan tidak dilakukan ke PT. Garam, kita tidak bisa melakukan pembayaran. Kalau ada penagihan baru kita bayar. Kejadian seperti ini siapa yang salah? Jadi yang menagih, kalau dia mengajukan penagihan ke PT. Garam tidak lambat maka kami memproses pembayaran tidak lambat.” pungkasnya.(cz/rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed