oleh

PWNU Jawa Timur Menggelar Vaksinasi Sinovac Tahap Kedua Untuk Kiai Sepuh

citizen.co.id Surabaya – Penguruh Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar vaksinasi Sinovac tahap kedua kepada kiai sepuh di Gedung PWNU Jatim, Selasa, (23/3/2021). Kiai yang rata-rata usianya sudah di atas 60 tahun, mendapat prioritas untuk divaksin.

Vaksinasi kedua ini merupakan rangkaian setelah vaksinasi tahap pertama pada 23 Februari. Kali ini, tercatat ada empat kiai sepuh yang divaksin Sinovac. Mereka adalah KH Anwar Manshur Rais PWNU Jatim dan pengasuh di Pesantren Lirboyo, Kediri, dan empat wakil rais PWNU Jatim yakni KH Anwar Iskandar, KH Agus Ali Masyhuri, dan KH Abdul Matin.


Vaksinasi ini disaksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia Paranietharan, Country Representative Unicef Debola Comini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah pejabat lainnya.

Viral Masuk Tol Tanpa Stop, ini Penjelasan Jasa Marga

Mendagri Minta Kepala Daerah Percepat Penyelesaian Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik

“Dengan Kiai PWNU Jatim berkenan divaksin ini bisa membangkitkan keyakinan masyarakat agar berkenan pakai vaksin ini yang dipastikan aman dan halal dipakai oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Di sisi lain, Kiai Anwar Iskandar mengungkapkan, vaksinasi ini bentuk ikhtiar melawan pandemi Covid-19 yang telah merenggut 2,6 juta jiwa di seluruh dunia. Oleh karenanya, maka wajib hukumnya berusaha melawan pandemi ini.


Salah satuhya dengan bersedia mengikuti program vaksinasi massal pemerintah. “Kami ambil keputusan bagi umat Islam, warga NU wajib hukumnya mengikuti vaksinasi . Menjaga keselamatan jiwa bagian kewajiban,” tegasnya.

Seperti diketahui, PWNU Jatim menggelar dua gelombang vaksinasi. Gelombang pertama yakni vaksinasi tahap kedua jenis Sinovac untuk kiai sepuh. Sedangkan gelombang kedua pemberian vaksin AstraZeneca untuk kiai muda.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed