citizen.co.id

PWNU Jatim Luncurkan Program Sejuta Sembako Atasi Krisis Pangan Akibat Dampak Covid-19

citizen.co.id – Surabaya – Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Namun, akibat imbas Corona atau Covid-19, perekonomian masyarakat mulai goyah. Untuk itu, PWNU Jawa Timur menggelorakan gerakan sejuta sembako rakyat.

Gerakan ini untuk menguatkan ketahanan pangan masyarakat dan stabilitas nasional. Karena, sembako merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tercukupi.

“Sembako adalah kebutuhan dasar setiap orang. Kalau tidak tercukupi nanti bisa mengarah pada gangguan stabilitas nasional. Makanya NU se-Jawa Timur ingin berkontribusi membantu masyarakat yang kesulitan di tengah wabah COVID-19 ini melalui program Sejuta Sembako Rakyat, apalagi sebentar lagi sudah memasuki bulan Ramadhan,” kata Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar di Surabaya, Kamis,16/4/2020.

Sejuta paket sembako tersebut, lanjut Kiai Marzuki, merupakan akumulasi seluruh paket dari PWNU dan PCNU se-Jawa Timur. Sebagian sembako sudah didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak, termasuk masyarakat di desa hingga yang masuk zona merah.

Baca juga :

Survei IPNU Jatim : 92,29 Persen Pelajar Ingin Metode Belajar Daring Kreatif

Puluhan Ribu Anggota Pagar Nusa Turun Jalan Minta Keadilan! Desak Polisi Tangkap Pengeroyok Anggota PN sampai Mati

Cara Unik Atasi Pandemi Covid-19, PKC KOPRI Sumsel Bangun Jaringan Lewat Aplikasi Zoom

“Hingga hari ini, total ada 150 ribu paket sembako dan akan terus dilakukan sampai Hari Raya Idul Fitri nanti,” lanjutnya.

Saat peluncuran program, Kiai Marzuki, sempat menunjukkan dan membuka contoh paket yang didistribusikan. Satu paket sembako berisi lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, satu kilogram gula, satu kemasan kecap manis, lima mi instan, dua masker kain, hingga satu kaleng sarden.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris PWNU Jatim Prof Akhmad Muzakki menambahkan pihaknya juga telah menentukan lima sasaran prioritas penerima program Sejuta Sembako Rakyat.

Lima sasaran ini yakni guru ngaji, marbot masjid atau musala, fakir miskin atau lanjut usia, anak yatim atau dhuafa hingga korban pemutusan hubungan kerja dan pekerja harian atau usaha kecil yang macet.

“Paket yang sudah terdistribusi telah disesuaikan dengan sasaran itu. Ke depan akan kami rapikan lagi. Saat ini Tim Satgas NU Jatim Tanggap Covid-19 telah menyusun sistem dan petunjuk teknis mulai dari kriteria sasaran, alur pendataan hingga protokol pendistribusian paket. Kemudian kami sebarkan ke seluruh PCNU se-Jawa Timur agar menjadi panduan bersama,” paparnya.

Untuk mewujudkan program ini, PWNU Jatim mendapat bantuan dari beberapa pihak. Ada bantuan 10 ton beras dari Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya yang diserahkan di waktu bersamaan.

Selain itu, ada juga ribuan donatur yang mempercayakan donasinya melalui lembaga dan badan otonom di lingkungan PWNU Jatim, serta melalui NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Jawa Timur.

PWNU Jatim juga mengundang masyarakat di Jatim untuk saling peduli dan bergabung dalam gerakan Sejuta Sembako Rakyat. Hal ini bisa melalui Satgas NU Jatim Tanggap Covid-19 dengan mengirim donasi ke rekening Bank Syariah Mandiri 720-1599-998 dan Bank Muamalat 71-1071-1099 atas nama PW Lazisnu Jatim kemudian melakukan konfirmasi ke noor gawai 0896-3009-2626.

Sementara itu, hadir pula beberapa kiai lainnya. Mulai dari KH Anwar Manshur sebagai Rais Syuriah, KH Anwar Iskandar yang merupakan Wakil Rais, hingga KH Syafrudin Syarif sebagai Katib Syuriah(cz/jos)

 1,608 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *