oleh

PW LPPNU Jatim Dorong Modernisasi Pertanian

citizen.co.id Lamongan – Setelah menangani problem hilir pertanian dengan membuka kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang akan menyerap hasil pertanian yang dihasilkan oleh petani-petani yang dibina oleh LPPNU dengan kerjasama eksklusif kali ini PW LPPNU Jatim mendorong aplikasi pertanian modern dengan Green House.

Dalam kunjungan kerja lapangan ke PC LPPNU Lamongan yang baru saja menandatangani kerjasama penangkaran benih melon dengan salah satu perusahaan benih terbesar di Jawa Timur dibawah arahan PW LPPNU Jatim, Ghufron Ahmad Yani selaku ketua PW LPPNU Jatim menyampaikan:
“Penting bagi petani untuk menerapkan sistem pertanian modern salah satunya menggunakan Green House ini sebagai sarana dalam memastikan efisiensi produksi, keberhasilan budidaya, pangan sehat” ujarnya.

Baca juga :

Gus Sholah Meninggal Dunia Karena Penyakit Jantung

Bersih-Bersih Parlemen, Jurus Utara KPK dan Kejaksaan

Dengan menanam tanaman di Green House petani bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal, tanaman melon dan horti pada umumnya sangat cocok dibudidayakan di green house.

“Dengan Green House ini sebenarnya kalau kita hitung lebih detail dan pola-pola pembuatan yang kreatif maka biayanya cukup terjangkau untuk petani, kita bisa bikin Green House dengan biaya 95.000 – 140.000 per meter persegi dengan ketahanan 4 – 5 tahun, ini sangat efektif, efisien dan tentu sehat” tukasnya.

Disamping itu dengan Green House bisa mengirit biaya perawatan tanaman 30 % – 50 %.

Petani di kecamatan Brondong bisa mengirit biaya 30% Di Kecamatan Maduran bisa mengirit biaya hingga 50% artinya akan sangat menguntungkan bagi petani.

“Kita ingin mendorong seluruh para stakeholder pertanian untuk bersama-sama LPPNU mengembangkan teknologi pertanian yang modern pemerintah, perbankkan mari duduk bersama LPPNU” tegas Ahmad Yani.(cz/bel/rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed