oleh

Pro-Kontra Unjuk Rasa Pekerja Hiburan Malam Barikade Gus Dur Minta Mahfudz Tabayyun dengan Forum Kiai Kampung dan PCNU Kota Surabaya

citizen.co.id Surabaya – Pro dan kontra unjuk rasa yang dihadiri ratusan pekerja hiburan malam saat menuntut Walikota Tri Rismaharini agar mencabut Perwali no 33 tahun 2020, menjadi sorotan bagi semua pihak. Termasuk Barikade Gus Dur merespon hal itu Surabaya, 6/8/2020.

Sudarsono Rahman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Barikade Gus Dur menuturkan, Perwali 33/ 2020 tentang Jam Malam saya tidak setuju, karena akan membatasi pergerakan sektor ekonomi yang berjalan di malam hari. Akan tetapi untuk Hiburan Malam sementara di tutup dulu lah setidak nya kalau mau di buka dikaji secara konfrehensif dan penuh kehati-hatian.”tuturnya

loading…


Baca juga :

Soal Surabaya Zona Hijau, Khofifah Tegaskan yang Menentukan Bukan Pemda

Ditengah Pandemi Realisasi Investasi Jawa Timur Tembus 51 Triliun

Soal Surabaya Zona Hijau, Khofifah Tegaskan yang Menentukan Bukan Pemda

Terkait Demo yang dilakukan oleh Rekan-rekan Pekerja Malam di musim Pandemi seperti ini, walau itu hak mereka tapi akan lebih baik kalau diganti dengan melakulan hering bersama Anggota DPRD yang membidangi bersama Pemerintah Kota, apalagi kalau Demonya tidak mengindahkan Protokol Kesehatan dengan bergerombol tidak menggunakan Masker sangat disayangkan sekali.”imbuh pria yang akrab disapa Cak Dar

Termasuk adanya salah satu Anggota DPRD yang ikut terjun kelapangan bersama massa aksi, Saya kira itu bagus dan menunjukkan empati kepada keluhan Mereka, begitulah seharusnya Anggota DPRD.”tambahnya

Terkait dengan sorotan berbagai pihak seperti KH. Abdullah Thawwab Koordinator Kyai Kampung dan Ketua PCNU.

Cak dar meminta Mahfud melakukan tabayyun agar tidak bias karena Mahfudz saat ini adalah Anggota FKB DPRD Kota Surabaya yang difahami oleh KH Abdullah Thawwaf mendukung dibuka nya Hiburan Malam dan hal ini tidak elok bagi PKB yang notabene Parpolnya warga NU.”tindasnya

Seperti kita ketahui bersama para ulama menganjurkan agar kita mendekatkan diri kepada Allah supaya Pandemi Covid-19 ini bisa berakhir.”pungkas Cak Dar.

Seperti diketahui bernama pada waktu unjuk rasa, Senin 3/8/2020 ratusan massa aksi terdiri dari pelaku dan pekerja hiburan malam melakukan demonstrasi menuntut Perwali 33 dicabut oleh Walikota. Di tengah-tengah aksi, Mahfudz selaku Anggota DPRD Surabaya naik ke mobil komando dan lantang berorasi di depan ratusan massa aksi.(cz/nov)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed