oleh

Presiden Jokowi: Pramuka Indonesia harus jadi pelopor Kesehatan

Citizen.co.id Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingati Hari Pramuka Indonesia yang ke-60. Lewat pidato virtualnya Jokowi mengatakan ini adalah tahun kedua memperingati Hari Pramuka dengan suasana pandemi Covid-19.

Menurut Jokowi, biasanya Hari Pramuka dirayakan dengan cara upacara di lapangan dan diikuti peserta lengkap dari anggota yang berbaris rapi. Tapi perayaan kali ini berbeda hanya dilakukan secara virtual.


“Tahun ini kita lakukan secara virtual, mengikuti upacara dari tempat masing-masing dengan jumlah peserta dibatasi. Disiplin protokol kesehatan agar kita semua terlidungi dari Covid-19,” ujar Jokowi di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (14/8).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Pramuka di seluruh tanah air Indonesia. Hal itu karena saat pandemi ini Pramuka sudah bahu-membahu dengan seluruh elemen bangsa membantu penanganan Covid-19 di lingkungannya masing-masing.


“Inilah jiwa Pramuka sejati yang tertuang dalam Dwi Dharma, Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. Terpanggil rela berkorban untuk sesama tanpa melihat perbedaan suku, agama dan golongan,” katanya.

PON XX Papua Utamakan Penerapan Prokes Ketat

Mengejutkan Banyak Pihak, Yenny Wahid Mundur dari Jabatan Komisaris Garuda

Jokowi menuturkan, Pramuka Indonesia harus menjadi contoh, teladan, tanguh menghadapi setiap tantangan, menggalang kepedulian kepada sesama, bersedia berkorban, suka menolong, membantu, meringankan beban keluarga, saudara dan tetangga-tetangga sekitar.


“Pramuka Indonesia juga harus menjadi pelopor kedisplinan terutama dalam disiplin menjalankan protokol kesehatan, disiplin mamakai masker, disiplin menjaga jarak, disiplin untuk mencuci tangan di setiap saat, dan disiplin untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Jokowi berujar, Pramuka Indonesia harus berada di barisan terdepan melindungi diri, teman-teman, keluarga. Kalau ada teman yang tidak mematuhi protokol kesehatan diingatkan, beri penjelasan dan pengertian.


“Kalau ada teman yang sudah berusia di atas 12 tahun yang belum divaksin, ajak untuk segera divaksin. Karena kunci utama keluar dari pandemi adalah kedisplinan mematuhi protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal,” tuturnya.

Jokowi menitipkan pesan kepada seluruh anggota Pramuka di Indonesia untuk giat belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang setinggi-tingginya, selalu adaptif mengejar kemajuan teknologi, mengikuti perkembangan jaman dengan cepat, fleksibel dan harus cerdik.


Terpenting kata Jokowi, anggota Pramuka Indonesia untuk tidak pernah lupa dengan indentitas bangsa, membangun karakter Indonesia yang kokoh, mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang sejati, menjaga NKRI, dan juga merawat kebhinnekaan.

“Pramuka Indonesia harus optimis melihat masa depan, terus membangun harapan tentang kejayaan Indonesia,” pungkasnya.(cz/fan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed