oleh

PON XX Papua 2021, Ajang Kebangkitan Ekonomi Pariwisata di Tengah Pandemi

Citizen.co.id Jakarta – Pekan Olahraga Nasional (PON XX) Papua yang akan digelar pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang akan mempertandingkan 37 cabang olahraga diempat kluster tuan rumah, diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Kabupaten Mimika.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan menyatakan keyakinannya jika PON XX 2021 dapat membangkitkan
sektor ekonomi pariwisata dan destinasi wisata di Papua.


“PON merupakan pesta olahraga nasional terbesar di Indonesia yang diikuti oleh para atlet dan official dari seluruh provinsi se-Indonesia. Diharapkan penyelenggaraan PON
dapat membangkitkan sektor ekonomi pariwisata dan destinasi wisata khususnya di Papua,” kata Sandiaga Uno dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema “PON Gerakkan UMKM dan Wisata Papua” pada Kamis (2/9/2021).

Sandiaga Uno mengatakan bahwa provinsi Papua merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan destinasi wisata, khususnya dalam hal peningkatan 3A.


3A yang dimaksud adalah atraksi sebagai daya tarik utama sebuah destinasi wisata, amenitas sebagai fasilitas pendukung sebuah destinasi wisata dan aksesibilitas yang
dapat diartikan sebagai beragam hal yang berkaitan dengan akses wisatawan ketika hendak berkunjung ke sebuah destinasi wisata.

Dengan Gotong Royong, Puan Sebut Ranking Vaksinasi RI Bisa Meningkat Lagi

Tinjau Venue PON di Mimika, Kapolri Pastikan Pengamanan dan Prokes

Terkait pengembangan dan peningkatan tersebut, Kemeparekraf bersama dengan stakeholder terkait berupaya meningkatkan kapasitas pengelolaan dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif melalui beberapa program.


Program tersebut antara lain, pemberdayaan masyarakat, promosi pariwisata Papua di
semua media yang di miliki oleh Kemenparekraf.

Hal ini dilakukan agar provinsi Papua dapat di kunjungi oleh wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang berkualitas. Demi meningkatkan kesejahteraan
masyarakat yang ada di sekitar daya tarik wisata di Papua.

Selain itu, tambah Sandiaga Uno, Kemenparekraf juga berkomitmen menyukseskan pelaksanaan PON XX 2021 di Papua melalui berbagai dukungan diantaranya, even to
Festival Danau Sentani, Konser Musik Nyanyian Cendrawasih, Numbay Creative Festival dan Festival Noken.
Kemenparakraf juga mempromosikan even PON XX melalui media Parekraf dan mengadakan pelatihan SDM pariwisata dan Ekraf melalu sub sektor dan pelatihan bahasa inggris secara online.


Melalui PON XX 2021 di Papua, Sandiaga Uno mengajak seluruh pihak ikut berpartisipasi secara aktif guna pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di
Indonesia.

Pengurus Besar (PB) PON Bidang Sosial Budaya sendiri telah meluncurkan dua
aplikasi sebagai upaya mendukung dan menyukseskan pelaksanaan PON XX Tahun 2021.


Kedua aplikasi tersebut adalah Papua Tourism dan Gerai Honai Papua.
Aplikasi ini adalah merupakan wujud dari hasil identifikasi dan inventarisasi potensi budaya dan objek wisata yang berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke selaku empat lokasi penyelenggaraan, ditambah 2 wilayah buffer yaitu Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Jayawijaya.


Papua Tourism dimaksudkan untuk mengenalkan dan mempromosikan seluruh objek wisata yang ada di 4 cluster PON XX Papua baik itu wisata alam, wisata budaya maupun wisata sejarah dan sebagai E-Commerce Penjualan Produk Budaya secara
online.

Sementara Gerai Honai Papua dibuat untuk mengenalkan dan memasarkan semua hasil produk budaya dari 4 cluster PON XX Papua, seperti anyaman (tas/noken), ukiran, lukisan kulit kayu, gerabah hingga kuliner lokal.(cz/Lia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed