oleh

Polda Jatim Turunkan 3.073 Personil Untuk Operasi Patuh

citizen.co.id Surabaya  Polda Jawa Timur menggelar operasi patuh 2020 selama 14 hari mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 mendatang.Apel Kesiapan Operasi Patuh 2020, dipimpin Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, di Lapangan Gedung Tribrata Polda Jatim, Kamis (22/7) pagi.

Dalam apel tersebut, Wakapolda menegaskan bahwa operasi akan berfokus pada kebijakan pemerintah dalam rangka mendisiplinkan masyarakat untuk mentaati aturan lalu lintas. Sekaligus mengikuti protokol kesehatan selama pandemi covid-19.

Operasi lalu lintas ini akan bersifat persuasif dan edukasi dengan melakukan pendekatan secara humanis. Dalam penindakan dari pelanggaran ini lebih terarah pada anjuran dan sosialisasi, terutama pada adaptasi new normal.

Baca juga :

Penutupan Pasar Keputran Utara Lambungkan Harga Sayur di Surabaya

Puncak Musim Kemarau Akan Terjadi Pada Bulan Agustus Nanti

Rencana Uji Swab di Pasar Kaputran

“Maka, penindakan atau tilang diperkirakan mencapai 20 persen, 40 persen preemtif, preventif, sosialisasi serta teguran pada pelanggaran lalu lintas. Kriteria atau target penindakan pelanggaran tertentu, akan disesuaikan pada kondisi daerah,” kata Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Untuk pelanggaran umum seperti tak mengenakan helm, tanpa SIM dan STNK akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Penindakan pada pelanggaran juga diterapkan melalui electronic traffic law enforcement atau e-TLE.

Sedangkan pelanggaran protokol kesehatan, seperti tak mengenakan masker, sarung tangan, sosial distancing dalam kendaraan, lebih bersifat persuasif dan pendekatan secara humanis. Pada dalam Operasi Patuh 2020, Polda Jatim telah menurunkan 3.073 personil di Jawa Timur. (cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed