oleh

Peringati Milad ke 33, Ponpes Salafiyah Fatchul Ulum Pacet Gelar Berbagai Lomba dan Pengajian

Citizen.co.id Mojokerto – Pondok Pesantren Salafiyah Fatchul Ulum yang berada di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto melaksanakan Milad ke 33 yang digelar mulai 13-30 September 2021.

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan pengajian dan lomba, antara lain Lomba video ucapan milad, lomba Cipta Puisi, lomba Kreatifitas santri, lomba kerapian komplek, lomba fasihon show, seminar kewirausahaan santripreneur, ngaji jurnalistik, pentas seni, istighosah ngaji dan zikir, pesantrenku bersih, lailatus sholawat dan event akbar Milad ke 33.

Dalam opening ceremony milad yang digelar Senin (13/9) malam di auditorium pesantren, Sekretaris Yayasan Ponpes Fatchul Ulum, Ning Dewi Chafshah Muslich SH bersyukur karena bisa melaksanakan kegiatan yang rutin setiap tahun digelar walaupun tidak seperti tahun sebelumnya karena masih pandemi.

Kegiatan milad tersebut menurut Ning Dewi Chafshah dinantikan oleh keluarga besar ponpes Fatchul Ulum.

“Mudah-mudahan mulai malam ini hingga pelaksanaan acara-acara berikutnya diberi kelancaran oleh Allah SWT,” ujar Ning Dewi Chafshah, yang juga putri pengasuh ponpes Fatchul Ulum KH Muslich Abbas.

Deposito Rp 2 Miliar, Keuntungan Tak Dibayar, Nasabah Lapor ke Polda

PON Papua Boleh Dihadiri Penonton, Panitia: Kuota Total di Bawah 10 Ribu Orang

Masih kata Ning Dewi Chafshah, Ponpes Fatchul Ulum sudah 33 tahun berkhidmah dalam berdakwah dan menyiarkan agama Islam sesuai visi misi pesantren, yakni menebar manfaat, membangun peradaban demi meraih ridlo ilahi dan demi meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.

“33 tahun pondok ini mengabdi untuk negeri, mencetak kader ulama dan pemimpin negeri yang sudah menyebar ke seluruh penjuru bumi pertiwi, alumninya banyak yang menjadi kyai, ustad, tokoh masyarakat, pengusaha, pejabat dan sebagainya, ini merupakan salah satu wujud cita-cita luhur dari abah kiai dan keluarga besar ponpes Fatchul Ulum, semoga pondok tercinta kita ini tetap jaya, istiqomah, dan menjadi almamater kebanggan kita semua,” pungkasnya.

Dalam rangkaian opening ceremony semalam juga dimeriahkan dengan pembacaan sholawat, penampilan qosidah santri putri yang pernah meraih Juara 1 se-Kabupaten Mojokerto, tari saman, Banjari, puisi, atraksi pencak silat pagar nusa, dan kreasi seni santri.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed