oleh

Pergunu Sumenep Secara Kelembagaan Netral dalam Pilkada

Sumenep – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur memastikan netral dalam pilkada 2020.

Mengingat berapa waktu lalu pada saat kegiatan Bincang pendidikan hadir salah satu pasangan calon Fattah Jasin-Kiai Ali Fikri.

Soal Pergunu tetap pada posisi netral dalam pilkada sesuai Peraturan Dasar Rumah Tangga (PDPRT) tidak memihak cabup cawabup dalam pilkada sumenep.

Baca juga :

Aliansi Cinta NKRI, Kutuk Aksi Pembunuhan dan Pembakaran Rumah Ibadah di Sigi

KPU Sumenep Pastikan Pasien Positif Punya Hak untuk Memilih

Kader Muda Golkar: Optimis Dibawah Komando Taufan Pawe, Partai Golkar Sulsel Makin Solid dan Kuat

Saat dikonfirmasi Media Amir Syarifuddin Sekretaris Pergunu mengatakan perihal kehadiran paslon tersebut tidak ada undangan. “Kehadiran salah satu calon tidak ada dalam undangan dan agenda protokoler kegiatan,”kata Amir kepada media.

Kegiatan tersebut murni kegiatan internal pergunu yang di dukung oleh STAIM dan PP Pergunu.

Dalam dialog tersebut lebih mengarah pada persoalam pendidikan yang diisi oleh Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Syaifuddim Chalim. “Beliau mengatakan antum a’lamu bimurodikum” pergunu lebih tahu keinginan organisasi,”jelasnya.

Secara tegas posisi Pergunu tetap dalam jalur yang netral tidak memihak pada siapapun dalam pilkada.”Tidak mendukung,”ujarnya.

Pada tanggal 28 November Pergunu menggelar bincang pendidikan bersama PP Pergunu di Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM). kegiatan tersebut tidak ada agenda politik. (cz/rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed