Pep Guardiola Jalani Laga ke-100 di Liga Champions Bersama Manchester City

Nov 25, 2025 - 18:41
Pep Guardiola Jalani Laga ke-100 di Liga Champions Bersama Manchester City
Foto: Action Images via Reuters/Ed Sykes

Manchester - Manchester City akan menjalani laga penting saat menjamu Bayer Leverkusen pada matchday kelima Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. Pertandingan ini tidak hanya menentukan posisi di grup, tetapi juga menjadi momen istimewa bagi sang manajer, Pep Guardiola.

Duel melawan Leverkusen akan tercatat sebagai pertandingan ke-100 Guardiola bersama Manchester City di ajang Liga Champions. Hingga saat ini, pelatih asal Spanyol tersebut sudah memimpin City dalam 99 laga kompetisi elite Eropa itu, dengan catatan impresif: 62 kemenangan, 19 kali imbang, dan 18 kali kalah.

Musim 2022/2023 menjadi puncak pencapaian Guardiola di Liga Champions. Ia sukses mengantarkan The Citizens meraih trofi pertama mereka di kompetisi tersebut, sekaligus melengkapi musim bersejarah saat City meraih treble.

Menjelang tonggak kariernya yang ke-100 ini, Guardiola kembali mengenang perjalanan panjang City di Liga Champions. Ia mengaku bangga bisa menjaga konsistensi klub untuk selalu tampil di kompetisi paling bergengsi di Eropa.

“Saya sadar saya makin tua! Ini cukup bagus, itu berarti setiap musim kami selalu ada di sana. Semoga musim depan juga,” kata Guardiola seperti dikutip Sky Sports.

Menurutnya, Liga Champions bukan hanya soal persaingan, tetapi juga menyediakan tantangan yang membuat setiap musim terasa spesial.

“Ini kompetisi besar. Spesial buat para pemain, mereka menyukainya, manajer menantang diri dengan tim-tim terbaik di Eropa. Untuk klub, dalam hal reputasi, prestise, dan finansial, ini sangat penting.”

Meski City kerap tampil dominan di fase grup, Guardiola menyebut perjalanan mereka tidak selalu mulus.

“Ada lebih banyak kekecewaan daripada momen-momen bagus. Di fase grup kami ada di puncak setiap musim kecuali musim lalu dengan format yang baru.”

Ia menambahkan bahwa tipisnya margin di Liga Champions membuat setiap detail menjadi krusial.

“Marginnya kecil, menit-menit akhir dan keputusan yang tidak bisa kami kendalikan kami tersingkir tapi ini pengalaman yang luar biasa.”

Bagi Guardiola, perjalanan panjang penuh dinamika itu menjadi bagian penting dari identitas Manchester City sebagai klub yang terus mencoba menembus batas.

“Tidak semuanya mudah dan nyaman. Ini bagian dari kami sebagai tim dan klub. Penting kami merasakannya.”

Top of Form

 

Bottom of Form