Pemerintah Salurkan Tambahan Dana Rp 268 Miliar untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

Dec 20, 2025 - 14:06
Pemerintah Salurkan Tambahan Dana Rp 268 Miliar untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
Ilustrasi - Kondisi pascabencana banjir bandang di Aceh Tamiang, Rabu (3/12/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Jakarta - Pemerintah pusat telah menyalurkan dana tambahan sebesar Rp 268 miliar kepada pemerintah daerah di kawasan terdampak bencana di Sumatera. 

Bantuan tersebut diberikan kepada tiga pemerintah provinsi dan 52 pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung penanganan bencana dan kebutuhan para pengungsi.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, dana tambahan itu berasal dari anggaran belanja tidak terduga yang diarahkan langsung oleh Presiden. Seluruh dana tersebut, kata Tito, sudah ditransfer dan diterima oleh masing-masing daerah penerima.

“Untuk 52 kabupaten, kota dan 3 provinsi, tambahan anggaran belanja tidak terduga sebanyak Rp 268 miliar kami cek sudah diterima semua. Oleh tiga provinsi masing-masing Rp 20 miliar, dan kabupaten/kota Rp 4 miliar untuk 52 kabupaten/kota,” ujar Tito dalam konferensi pers perkembangan penanganan bencana yang disiarkan secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (20/12/2025).

Tiga provinsi penerima bantuan tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam rincian yang dipaparkan Tito, Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara masing-masing menerima total Rp 56 miliar. Dana tersebut dibagikan kepada satu pemerintah provinsi dan 18 pemerintah kabupaten/kota di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Provinsi Sumatera Barat menerima total Rp 52 miliar, yang dialokasikan untuk satu pemerintah provinsi dan 16 pemerintah kabupaten/kota di daerah tersebut.

Tito menegaskan, dana bantuan itu telah digunakan oleh pemerintah daerah sesuai arahan pemerintah pusat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi bencana. Penggunaan dana difokuskan pada kepentingan individual, seperti penyediaan pakaian, alat mandi, kebutuhan perempuan, hingga perlengkapan bayi.

“Sudah digunakan sesuai arahan yang sudah kami sampaikan, di antaranya untuk kepentingan perorangan,” kata Tito.

Di akhir pernyataannya, Tito menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan jajaran pemerintah pusat atas kecepatan penyaluran bantuan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri Sekretaris Negara, Bapak Sekretaris Kabinet, serta Menteri Keuangan yang bekerja sangat cepat,” pungkasnya.

Top of Form

 

Bottom of Form