oleh

Musik Gambus Padhange Ati Surabaya, Dakwah Lewat Seni Musik

Citizen.co.id Surabaya – Meski terasa langka, kelompok seni musik gambus bernuansa Islami ternyata masih berdenyut di Indonesia. Salah satu yang konsisten mengusung seni musik ini adalah kelompok musik Gambus Padhange Ati yang dikomandani oleh Abdul Munif Bakri.

Grup berbasis di Surabaya Selatan dan digawangi puluhan pemuda bertalenta ini hadir dengan memadukan genre gambus Islami dengan kemasan bernuansa modern.

“Musik gambus mungkin terdengar sepele di negeri ini tapi tidak bagi kami,” kata B Abdul Munif Bakri saat diwawancarai citizen.co.id dalam acara rangkaian Walimatul Ars Di Driyorejo Gresik. 9/2/2020

Menurut Abdul Munif Bakri, terdapat sisi menarik yang membuat gambus sebenarnya enak untuk diminati kalangan manapun. Salah satunya pada prinsip gambus yang mengandung etika, norma, santun dan kerukunan.

Melayani setiap acara anda bisa langsung menghubungi no wa +62 857-8569-2271

Semua prinsip itu terangkum dalam musik ini yang pada umumnya tidak berlaku nada notasi mayor maupun minor. Namun penekananya justru ada dalam sikap yang membuatnya lebih enak didengar dan bernilai tinggi. Bahkan, lebih sulit dipahami dibandingkan musik pop biasa.”imbu H Munif yang juga pengurus Lesbumi MWC Kec. Gayungan

Yang lebih unik lagi, Munif menjelaskan, musik gambus bisa memadukan antara irama dan syair yang berisi dakwah. Bahkan, saat ini musik yang lebih identik dengan tradisional ini dapat dirangkum bersama nuansa modern. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Padhange Ati bersama anggota sejak 2015 lalu.

Perpaduan dengan nuansa modern memang menjadi salah satu yang menurut mereka harus dilakukan oleh grup mana pun termasuk Padhange Ati. Sebab, hal ini menyangkut dengan kebhinekaan masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan minat musik yang juga beragam. Oleh karena itu, kondisi ini pun membawa Padhang Ati untuk menambahkan nuansa moderen di musiknya.

H Munif menekankan, konsep genre ini sebenarnya bukan hanya untuk menarik minat musik masyarakat Indonesia. Namun agar Indonesia juga mampu bersiang dengan musik gambus dari negeri lainnya. “Dan semoga ini dapat semakin dieksplorasi oleh teman lainnya sehingga bisa semakin dahsyat,” ujarnya H Munif yang juga sebagai Modin dikelurahan menanggal

Dengan kata lain, musiknya harus disederhanakan sehingga dapat mudah diterima termasuk pesan-pesan dakwah melalui seni musik gambus yang ingin disampaikan.”pungkas Abdul Munif Bakir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed