oleh

Membuang Garis Police Line, Waroeng Apoeng Kheta Menuai Polemik

citizen.co.id Sumenep – Polemik keberadaan Waroeng Kheta yang tetap beroperasi meskipun masih dalam persoalan meskipun pihak kepolisian telah memberi police line.

Pada Jumat Malam, 1 Januari 2021 polres melakukan operasi ke lokasi Waroeng Apoeng Kheta Desa Muangan, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, waroeng tersebut diduga menyalahi aturan dengan membuang garis police line (Tanda larangan melintas) yang dipasang polres sumenep pada beberapa waktu lalu.

“Kami melakukan operasi terhadap waroeng apoeng kheta karena beroperasi secara diam-diam,” terang Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Achmad Robial, Sabtu , 2 Januari 2021.

Baca juga :

Presiden Jokowi: Kita Masuki Tahun 2021 Dengan Langkah Lebih Tegap

Pantau Perkembangan Situasi Libur Tahun Baru, Wakapolres Trenggalek Sambangi Destinasi Wisata

Pasca Pembubaran FPI, Rizieq Sihab Masih Boleh Berceramah

Pada saat dilakukan operasi, tidak satupun pengunjung yang berada dilokasi tersebut.

“Mungkin mereka kabur setelah kabar bocor, kami akan melakukan isomasi kesana,” katanya

Namun pihak aparat telah menemukan Barang Bukti (BB) berupa pembukaan waroeng tanpa izin, seperangkat alat musik dan nota pengambilan uang dari Indomart.

“Kami sudah perintahkan jajaran Polsek setempat untuk melakukan pemanggilan kepada pemilik waroeng itu untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya

Sementara, Kapolsek Kecamatan Saronggi, Iptu Wahyudi Kusdarmawan mengatakan, garis police line sebagai bentuk larangan untuk masuk pada garis tersebut.

“Secara umum, kalau yang melanggar itu pasti disanksi,” ucapnya

Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait pengrusakan garis police line.

“Mengenai pertanggungjawaban, akan ditanyakan kepada pihak pengelola. Apakah itu ketentuan dari pengelola atau tidak. Kami akan kembangkan itu,” pungkasnya

Sebelumnya, waroeng apoeng kheta ditutup paksa dengan pemasangan garis police line oleh jajaran Polsek saronggi bersama Satreskoba Polres Sumenep pada 9 November 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed