citizen.co.id

Masak Sih Bos BUMN Tidak Bisa Bikin Business Plan

Masak Sih Bos BUMN Tidak Bisa Bikin Business Plan?

Oleh: Andre Vincent Wenas

citizen.co.id Opini – Menteri BUMN Erick Thohir sampai mengeluh lantaran banyak BUMN belum setor business plan-nya.

Ini sudah bulan kedua di tahun anggaran 2020. Kalau tahun anggaran dihitung per Januari sampai Desember maka sudah dua bulan berjalan ini operasi bisnis di banyak perusahaan pelat merah itu berlangsung tanpa pegangan rencana bisnis.

Prinsipnya, ‘if you fail to plan, then you plan to fail!’ (kalau kamu gagal merencanakan, maka kamu memang merencanakan untuk gagal).


Rencana bisnis penting untuk men-sinkron-kan berbagai aktivitas di dalam organisasi. Untuk menentukan mana yang prioritas dan mana yang bisa ditunda sejenak.

Lantaran sumber daya (waktu, tenaga, uang, mesin, dsb) senantiasa terbatas. Jadi mesti dikelola sedemikian rupa agar tercipta sinergi. Dan yang bisa menentukan mana yang mesti didahulukan di dalam segala keterbatasan sumber daya itu adalah tujuan (goals, objectives) dan rencana bisnis yang adekuat.


Sangat mengagetkan jika sampai seorang menteri bisa mengeluhkan hal seperti itu. ‘Erick Sentil Bos-bos BUMN: Bikin Business Plan Nggak Bisa! (Sumber: [https://www.cnbcindonesia.com/news/20200222085816-4-139758/erick-sentil-bos-bos-bumn-bikin-business-plan-nggak-bisa](https://www.cnbcindonesia.com/news/20200222085816-4-139758/erick-sentil-bos-bos-bumn-bikin-business-plan-nggak-bisa))

Ia kecewa berat gara-gara banyak BUMN yang tidak menyetorkan rencana bisnis alias business plan. Hanya 10 yang setor, dari 142 BUMN. Ini persoalan serius dalam pengelolaan badan usaha, apalagi yang dimodali negara.

“Masa minta bisnis plan (rencana) saja nggak bisa? Yang rajin kan perbankan, PLN dan Pertamina juga sudah setor,” keluh Menteri Erick.

Keluhan ini sangat wajar dan bisa dimengerti. Karena asumsinya memang seorang CEO atau pemimpin usaha itu bisa mempertanggungjawabkan kinerjanya pertama-tama dengan business plan yang disepakati diawal. Disepakati oleh manajemen (dewan direksi) dan pemilik (pemegang saham) yang diwakili oleh dewan komisaris.

Komponennya, secara sederhana mesti menggambarkan business-model yang menceritakan bagaimana organisasi (the business engine) itu bisa mendapatkan revenue dan bagaimana mengelolanya sehingga berhasil memperoleh keuntungan (profit). Sedemikian rupa caranya sehingga semua aset yang dititipkan kepada manajemen perusahan bisa optimal menciptakan nilai tambah.

Rumusan ROA (return on assets) dan ROI (return on investment) dan derivatives ratio-ratio dalam business plan bisa menjadi indikator kinerja yang mesti disepakati bersama saat business planning session diselenggarakan.

Biasanya business planning cycle mulai diputar di kuartal ketiga tahun berjalan.

Mulai dengan business landscape (PESTEL: politics, economy, social, environment, dan legal aspects), lalu menggambarkan peta perjalanannya (the ocean voyage), dari mana mau kemana?

Lalu dengan analisa internal-eksternal melihat ancaman/tantangan, kesempatan-kesempatan yang mungkin muncul dan juga kekuatan serta kelemahan yang mesti diperbaiki.


Lalu turunkan menjadi business initiatives dan sampai ke activity-plan. Sehingga bisa dihitung berapa anggaran yang dibutuhkan. Budgeting process dimulai.

Dan ini menjadi proses bolak-balik (iteratives) dan penyelarasan (fine-tuning) sampai akhirnya ketok palu, business plan disepakati dan disahkan. Lalu kick-off untuk bersama-sama diimplementasi.

Orkestrasi dalam menyusun business plan ini memang membutuhkan kepemimpinan yang visioner dan terbuka (transparan).

Apalagi jika diikuti dengan mekanisme review yang rapih, disiplin dan terbuka pula. Manajemen dan perilaku organisasi (organization behavior) akan solid. Budaya perusahaan yang profesional pun akan terbentuk dengan sendirinya.


Tanpa itu memang business-plan cuma jadi busy-plan, rencana kegiatan belaka, yang penting kelihatan sibuk dan bisa menghabiskan anggaran saja.

Jadi kita ikut prihatin juga bersama Menteri Erick Thohir, ‘Masak Sih Bos BUMN Tidak Bisa Bikin Business Plan?’.(cz/jos/avw)

Andre Vincent Wenas, Sekjen Kawal Indonesia – Komunitas Anak Bangsa

 981 total views,  1 views today

One thought on “Masak Sih Bos BUMN Tidak Bisa Bikin Business Plan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *