citizen.co.id

Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta Gelar Kegiatan Baksos dan Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir

Teks: Tim dokter memeriksa kesehatan pasien di acara Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis dari Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta 301-A1 di Jl Perhubungan, Rawamangun, Keluran Jati, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (11/01/2020). Foto: Syafrudin Budiman SIP
Teks: Tim dokter memeriksa kesehatan pasien di acara Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis dari Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta 301-A1 di Jl Perhubungan, Rawamangun, Keluran Jati, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (11/01/2020). Foto: Syafrudin Budiman SIP

citizen.co.id Jakarta – Pagi itu Sabtu, (11/01/2012) sangat cerah sekali, tidak seperti biasanya Jl. layur dan Jl Perhubungan, Rawamangun, Keluran Jati, Pulo Gadung, Jakarta Timur yang kadang diguyur hujan deras dan berlangganan banjir. Tepat pukul 09.15 WIB di SMPN 92 DKI Jakarta kita bergegas menuju lokasi acara ‘Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis dari Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta 301-A1.

“Cepat kesini,” ada pesan dari Silvia Libbi Presiden Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta lewat What Apps. Katanya acara akan segera dimulai dan semua sudah siap untuk pembukaan 15 menit lagi dimulai. “Semua dokter, Pak RT dan warga sudah datang,” katanya.

Kita langsung bergegas ke lokasi dan benar tepat Jam 09.30 WIB acara dimulai oleh sambutan Bapak RT dan Silvia Labbi Presiden Lion Club Centennial MH Thamrin Jakarta. Selanjutnya sambutan dr Huntal Napoleon Vice Presiden Lion Club Centennial MH Thamrin Jakarta yang juga Ketua Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Prima Indonesia (PKFI) Jakarta Timur.

Usai pembukaan Silvia Labbi menunjukkan bagian meja-meja pelayanan baksos. Mulai dari meja absen pasien, meja ceck-up kesehatan, meja pengukur tekanan darah, meja resep obat dan meja pemeriksaan mata.

“Semua sudah kami siapkan dengan standar pelayanan prima. Mulai kapasitas dokternya, obat-obatan, alat pemeriksaan kesehatan dan bantuan kacamata gratis bagi yang membutuhkan,” terang Ibu satu orang anak ini.

Perempuan cantik yang biasa disapa Devia ini menjelaskan setiap pasien diberikan sumbangan telur untuk gizi sebanyak satu kantong plastik. Selain itu katanya juga, organisasinya memberikan sabun pembersih karbol SOS kepada korban banjir.

“Bantuan sabun karbol SOS ini bantuan dari Ibu Yuni Talim. Kesini mas saya kenalkan,” ujar Devia sambil menyeret tangan untuk diperkenalkan dengan Ibu Yuni Talim.

Setelah kenal dengan Ibu Yuni Talim, Devia sang jendral lapangan baksos dan pengobatan gratis ini geser pada kesibukan lain. Dia pamit dulu untuk mengecek pasien-pasien yang sudah antri dari jam 08.00 WIB.

“Mas wawancarai dulu Bu Yuni, saya kesana cek pasien dulu,” kata Devia menuju meja registrasi pasien.

Yuni Talim ternyata adalah dewan penyantun Bakti Sosial Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta. Ia mengatakan, pengobatan gratis saat itu ditempatkan di SMPN 92 Rawamangun Jakarta Timur bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), PKFI (Perhimpunan Klinik) dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Prima Indonesia dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami).

“Saya secara pribadi memberikan bantuan untuk pelayanan sosial disini lewat Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta. Dimana berupa pengobatan gratis. Pemeriksaan mata gratis, lalu kemudian juga bantuan karbol pembersih lantai dan bantuan telur,” katanya.

Ia menambahkan, tujuan didirikan baksos tersebut tak lain untuk meringankan beban masyarakat dari bencana banjir diawal tahun 2020. Menurut Yuni sapaan akrabnya, kejadian bencana banjir yang melanda sebagian besar wilayah di DKI Jakarta disebut luar biasa.

“Kami semua bersatu untuk meringankan, akibat bencana banjir yang kemarin luar biasa. Bagi saya sedih melihatnya, untuk itu saya mengajak semua pihak peduli meringankan beban korban bencana banjir,” tandasnya.

Selanjutnya kita mewawancarai President Lions Club Centennial MH. Thamrin Jakarta Silvia Labbi lagi. Ia mengungkapkan program rutin baksos dan pemeriksaan kesehatan sering dilaksanakan. Diperkirakan sekitar 500 KK memeriksakan kondisi kesehatannya pada saat bakti sosial ini.

“Yang terpenting dari kami yaitu, berbagi kepada masyarakat ketika musibah banjir dan memang ini juga menjadi program rutin. Kami kebetulan hadir di wilayah RW 07 Kelurahan Jati ini yang terkena banjir. Tim dokter semuanya hari ini sebanyak 8 orang lebih,” ujarnya.

Menurutnya, Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta memiliki program utama, yaitu adalah pengobatan mata katarak yang menjadi program rutin tahun 2020. Setiap Selasa pemeriksaan mata dan setiap Jum’at itu melaksanakan operasi bagi mereka yang menderita katarak.

“Pasien yang di operasi mata katarak diperuntukkan bagi tidak memiliki biaya dan kita saat operasi pakai teknologi laser,” paparnya.

Atas kerjasama tim, dirinya mendapatkan kepuasan dalam memberikan pelayanan sosial khususnya masyarakat yang terdampak banjir. Kata Devia, tim medis yang menangani pasien korban banjir tersebut terdaftar menjadi pengurus di organisasi Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta.

Dokter Memiliki Tugas Sosial Membantu Masyarakat

Senada dengan itu di tempat yang sama, AKBP dr. Huntal Napoleon, SpBP-RE, Ketua PKFI Jakarta Timur usai baksos dan pengobatan gratis menyampaikan bahwa, kegiatan sosial ini merupakan tugas sosial dokter membantu dan meringankan beban masyarakat. Kebetulan dirinya bergabung dengan Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta yang memiliki visi yang sama melayani masyarakat terutama yang kurang mampu.

“Har ini (red-Sabtu) menggelar bakti sosial dan pengobatan gratis di kawasan banjir dalam rangka meringankan warga. Kami juga memeriksa kesehatan masyarat agar terhidar dari penyakit paska banjir,” ujar pria yang biasa disapa dr. Huntal ini.

Katanya, rata-rata keluhan dan penyakit yang kami temukan flu, sakit kulit, diare. Sementara untuk orang tua penyakitnya hipertensi, darah tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan lainnya.

“Kami hadir dalam rangka meringankan beban masyarakat dan kami ingin mengajak masyarakat terus semangat dalam beraktifitas sehari-hari paska banjir ini,” terang dokter yang juga seorang polisi ini.

Menurutnya, sebagai aktivis sosial, perhimpunan dokter, yayasan dan lembaga sosial pihaknya pro-aktif terhadap keadaan masyarakat dan membuka mata pada lingkungan sekitar warga.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan silahkan menghubungi kami di Lions Club, PKFI, PDUI, IDI dan Perdami. Kami siap melaksanakan kegiatan bakti sosial yang seperti baksos ini,” terangnya.

Ia juga memberikan masukan masyarakat, sebab banjir Jakarta belum selesai dan terus berlangsung. Untuk itu menghimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menyiapkan daya tahan tubuh yang cukup baik.

“Masyarakat perlu menjaga kesehatan dan menjaga diri agar terhindar dari penyakit. Terutama juga untuk anak-anak kecil dan orangtua perlu dijaga kesehatannya,” pungkas dr. Huntal.

Sementara itu, dr Rezaldi Pratama SpM MKes yang aktif juga Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Propinsi Banten, ditemui saat baksos dan pengobatan gratis Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta menyatakan ikut peduli dan mendukung kegiatan sosial ini. Dirinya bersama Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta menyiapkan visi dan program di awal 2020 melakukan baksos operasi matakatarak.

“Saya ikut kegiatan baksos di SMPN 92 Jakarta ini sebagai wujud kepedulian sosial dan terpenting sebagai tugas sosial sebagai seorang dokter,” katanya.

Pria yang akrab disapa dr. Rezaldi ini, ikut menyumbangkan puluhan kacamata dan obat tetes mata untuk pencerahan mata dan pencegahan mata katarak. Ia memeriksa satu persatu pasien yang hadir di baksos dan pengobatan gratis Lions Club.

“Banyak yang sudah diperiksa dan belum ditemukan yang fatal untuk dilakukan operasi mata katarak. Namun kalau ada pasien-pasien yang kurang mampu, belum melakukan operasi mata kami siap menanganinya,” ucapnya.

Diluar baksos dirinya sering melakukan operasi mata katarak gratis terutama yang kurang mampu. Biasanya targetnya adalah masyarkat yang belum memiliki BPJS dan belum terlayani dengan baik.

“Pasien seperti ini jumlahnya banyak dan ini yang menjadi sasaran baksos operasi katarak mata,” kata dr. Aldi.

Namun katanya, bagi yang sudah memiliki BPJS bisa datang ke Puskesmas-Puskesmas terdekat. Pasien bisa berobat dan meminta rujukan dari Puskesmas kalau penyakitnya belum sembuh.

“Diharapkan bagi pasien mata katarak yang belum memiliki BPJS atau KIS bisa mengurus ke aparat pemerintah bagi warga yang tidak mampu. Jika masyarakat memiliki BPJS maka akan bisa melakukan pemeriksaan dan operasi katarak secara gratis,” pungkas dr. Aldi.

Acara Baksos dan Pengobatan Gratis dari Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta 301-A1 ini berakhir penuh kegembiraan dan foto-foto bersama antara pengurus Lions Club, dokter, pasien dan pengurus RW 07 di Kelurahan Jati, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

“Sampai ketemu di acara baksos berikutnya ya mas,” kata Devia sang Presiden Lions Club Centennial MH Thamrin Jakarta, sambil melambaikan tangan berpamitan pulang tepat Jam 14.00 WIB. (cz/jos/red)

Penulis: Syafrudin Budiman SIP

 63 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *