oleh

KMI Bagikan Ribuan Masker, Mahfud: Butuh Langkah Kongkret, Bukan Saling Menyalahkan

Citizen.co.id Bangkalan – Adanya peningkatan kasus Covid-19 di kabupaten bangkalan, menjadi kegelisahan dari semua kalangan. Kondidisi tersebut membuat Kaconk Mahfud Institute (KMI), yang merupakan organisasi kepemudaan langsung gerak cepat memberikan langkah konkret dengan terjun langsung ditengah masyarakat.

KMI memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menyikapi penyebaran Pandemi Covid-19 ini. Salah satunya dengan membagikan ribuan Masker kepada masyarakat.


Rombongn KMI bergerak menelusuri beberapa lokasi seperti pasar ki lemah duwur yang ada di jantung kota setelah itu para pemuda tersebut menelusuri para pekerja, tukang becak yang ada di pinggiran jalan Halim Perdanakusuma sampai ke jalan A.yani di Kabupaten Bangkalan, Selasa (8/6/2021).

Polri Limpahkan Tahap I Berkas Kasus Dugaan Suap Bupati Nganjuk

Moeldoko Sambut Positif atas elektabilitas Partai Demokrat naik

“Meningkatnya kasus positif Covid-19 membuat kami tambah semangat untuk bergerak dalam melakukan pencegahan, dengan memberikan masker gratis pada masyarakat, semoga ini bisa membantu dan memutus mata rantai penyebaran covid-19″, kata Direkrut KMI, Nur hakim kepada wartawan.


Tak sampai disitu, setelah melakukan bagi-bagi masker, para pengurus KMI mengikuti proses vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Burneh, Bangkalan.

Giat tersebut mendapat kan apresiasi langsung dari pembina KMI Mahfud S.Ag selaku anggota DPRD Jatim Fraksi PDIP. “Saya ucapkan terima kasih pada teman teman KMI yang terus semangat memberikan edukasi pada masyarakat perihal prokes. Karena penyebab melonjaknya penyebaran terindikasi tidak patuh terhadap Prokes. Ya semoga covid ini segera berlalu dan Indonesia bebas dari pandemi,” kata Mahfud S. Ag yang juga Ketua IKA PMII Surabaya ini.


Ia menuturkan, saat ini butuh gerak nyata, butuh konsistensi dalam memberantas rantai penyebaran pandemi Covid-19. Bukan sekadar berdebat dan saling menyalahkan terkait penanganan ini.

“Untuk saat ini kita tidak boleh saling menyalahkan, karena yang dibutuhkan saat ini adalah gotong royong melakukan pencegahan penularan Covid-19,” tutur politisi alumnus IAIN sunan Ampel Surabaya tersebut.(cz/tok)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed