oleh

Kiriman Paket Nyasar Kepulauan, Pelayanan JT Express Disoal

Citizen.co.id Sumenep – Kisah dialami zain warga Desa Lombang Kecamatan, Batang-Batang Sumenep Madura Jawa Timur membeli barang secara online namun justru harus terdampar kepulauan.

Pria 27 tahun itu mengaku dibuat pusing oleh salah satu perusahaan jasa pengiriman barang. Yaitu cabang J&T Exspress kota setempat.

Awalnya, Zain melakukan pemesanan sebuah barang ke Toko online NanonNanostore. Setelah harga disepakati, pada Kamis 21 Februari lalu, barang pesanan tersebut dikirim dari Kota Solo melalui J&T Exspress ke alamat pemesan.

Baca juga :

Presidium Kompak: KPK Diminta Kawal MK Cegah Korupsi Kasus Cakada 2020

Banyak Bencana Alam : LPBI NU Jatim Ajak Masyarakat Saling Gotong Royong Jaga Lingkungan

Namun, barang bernomor resi JD0106204199 yang diatasnamakan tunagannya itu tak kunjung tiba. Padahal, sesuai jangka waktu pemesanan, harusnya barang tersebut sampai ke tangan pembeli dalam kurun waktu tiga hari.

Karena takut terjadi kesalahan, admin NanonNanostore menyarankan pemesanan supaya mendatangi cabang J&T setempat guna meminta kejelasan.

Sebab, berdasarkan screenshot aplikasi J&T Exspress pengiriman admin, status barang telah sampai di Kota Keris.

Berbekal informasi admin NanonNanostore, Zain mendatangi kantor J&T Express di Jalan Trunojoyo depan Ruko Adi Poday.

Sesuai dugaan, saat menayakan kondisi barangnya, resepsionis J&T setempat
mengatakan jika barang paketan bernomor resi JD0106204199 telah nyasar. Dan telah dikirim ke Kepulauan Arjasa.

Sontak, Zain merasa kecewa dan komplain atas kesalahan tersebut. Ironisnya, resepsionis perempuan yang bertugas saat itu mengaku bukan tanggungjawabnya. Dan menyuruh mendatangi kantor J&T Jl KH Mansyur.

“Sempat cekcok sebentar, katanya kalau mau komplain jangan kesitu, tapi ke kantor cabang KH Mansyur yang kewenangan wilayah pengiriman barangnya mencakup area Kepulauan dan Batang-Batang,” ucap Zain. Jum’at 29 Januari 2021.

Kata Zain, pelayanan karyawan J&T tersebut sama sekali tidak baik dan kurang ramah.

“Padahal awalnya saya suda bicara baik-baik, mungkin karyawan itu lagi PMS,” imbuhnya.

Tak berhenti disitu Zain menuturkan, setibanya di kantor J&T Exspress KH Mansyur, dirinya justru di pingpong. Karyawan disana malah menyuruh balik lagi lantaran koordinatornya masih bepergian.

“Barang sudah saya terima, tapi saya ambil sendiri, jadi kalau bicara kecewa, saya tetap sangat kecewa, barang sudah 9 hari gak nyampek, bayangkan kalo yang di pesan obat buat orang sakit, kan bisa meninggal kalau sampainya telat,” tutur Zain kesal.

Sementara itu, Koordinator J&T Exspress Jalan KH Mansyur Vian mengatakan, dirinya tidak menafikkan jika pengepakan paketan barang yang akan dikirim mengalami kesalahan.

“Memang sering terjadi kesalahan, kode area di paket itu juga salah, mestinya kodenya SUB-SNX001, disitu tertulis SUB-SNX002,” paparnya.(cz/rus)

“Jadi, bukan kesalahan pihak pengirim, tapi murni kesalahan kami,” pungkas (rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed