oleh

Ketum Aliansi Cinta NKRI, Langkah Tegas dan Terukur Kapolda Metro Jaya Sudah Tepat

citizen.co.id Jakarta – Enam dari 10 pengikut Rizieq Shihab tewas ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek dini hari tadi. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, keenam pengikut Habib Rizieq ditembak karena melakukan perlawanan.

Hal itu mendapatkan Dukungan dan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, Ketua Umum Aliansi Cinta NKRI Ahmad Zazuli juga mengapresiasi langkah tegas dan terukur kepolisian dalam menjalankan tugas, saat konfirmasi awak media, Senin, 7/12/2020.

Baca juga :

Aliansi Cinta NKRI, Kutuk Aksi Pembunuhan dan Pembakaran Rumah Ibadah di Sigi

Ketua Umum RNA 98: Ocehan Tentang KPK Soal Tebang Pilih Sudah Terjawab

Penjelasan Kapolda, Pengikut Rizieq Ditembak Di Tol

Ahmad Zazuli Ketua Umum Aliansi Cinta NKRI mengapresiasi tindakan tegas dan terukur Polda Metro Jaya, untuk menghadapi kelompok yang kebal hukum harus dengan cara yang tegas apa lagi kelompok yang merasa dirinya paling benar, ingat ini negara hukum semua punya kesamaan Dimata hukum tidak ada yang diistimewakan, penembakan yang dilakukan oleh petugas sudah tepat apa lagi orang-orang ini melakukan perlawanan.”tuturnya

Langkah yang dilakukan oleh Polda metro jaya dalam melakukan penyelidikan dan mendeteksi dini upaya provokasi oleh pengikut MRS telah di respon dengan baik, informasi adanya rencana pengerahan massa mengawal Habib Rizieq terkait pemeriksaan hari ini. Merupakan bentuk dari deteksi dini yang menurut saya sudah sangat baik.”tambah pria yang akrab disapa cak djaz

Sekitar pukul 00.30 WIB di jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB.

Apalagi Pandemi Covid-19 masih belum selesai, jadi tidak perlu ada kerumunan massa dengan jumlah berskala besar, itu akan menjadi klaster penularan yang luar biasa. Saat ini pemerintah sedang getol perang melawan wabah virus korona. Jadi jangan terulang kembali fenomena penjemputan MRS yang melibatkan ribuan orang, fenomena maulid nabi di Petamburan yang menghadirkan ribuan orang.

Upaya polisi yang mendapat perlawanan dari Pengikut Rizieq Shihab sudah tepat menebak mati ditempat karena melawan polisi dengan senjata api, sehingga polisi melakukan tindakan tegas dan terukur.”Tambah cak djaz yang juga ketua DPD KNPI Jatim.

Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak 6 orang pungkasnya.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed