Ketidakseimbangan Hormon Bisa Sebabkan Gangguan Serius, Prodia Soroti Pentingnya Pemeriksaan Metabolit dan Teknologi Mass Spectrometry

Dec 11, 2025 - 18:28
Ketidakseimbangan Hormon Bisa Sebabkan Gangguan Serius, Prodia Soroti Pentingnya Pemeriksaan Metabolit dan Teknologi Mass Spectrometry
Ilustrasi

Jakarta - Ketidakseimbangan hormon steroid seperti testosteron, estrogen, dan progesteron dapat terjadi pada perempuan, pria, hingga anak-anak. 

Dampaknya tidak bisa dianggap sepele, mulai dari jerawat membandel, siklus menstruasi tidak teratur, masalah kesuburan, hingga kondisi berat seperti Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH).

“Dalam praktik klinis, kami melihat bahwa hormon tidak pernah bekerja sendirian. Respons tubuh terhadap hormon sangat dipengaruhi jalur metabolik seperti glikolisis, siklus TCA, hingga one-carbon metabolism,” ujar Prof. Dr. dr. Noroyondo Wibowo, Sp.OG, dalam siaran pers Prodia, Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa perubahan kecil pada metabolit tubuh dapat memengaruhi cara tubuh memproduksi atau merespons hormon steroid.

“Dengan mengetahui itu semua kita bisa mengetahui kondisi wellness seseorang,” lanjutnya.

Siklus TCA, atau siklus asam sitrat, adalah pusat produksi energi sel. Ketika jalur metabolik ini terganggu, kemampuan tubuh menghasilkan energi menurun, yang pada akhirnya berdampak pada metabolisme hormon. Karena itu, pemeriksaan metabolit TCA dinilai penting untuk memahami akar penyebab gangguan metabolik maupun hormonal secara lebih komprehensif.

Di Indonesia, pemeriksaan hormon pada umumnya menggunakan metode imunologi. Meskipun efektif untuk mendeteksi hormon dengan kadar tinggi, metode ini kurang sensitif ketika menangani hormon yang kadarnya sangat rendah misalnya androgen pada perempuan dan anak-anak.

Teknologi Mass Spectrometry (LC–MS/MS) disebut mampu memberikan pembacaan molekul secara sangat detail berdasarkan massa dan muatannya. Pendekatan ini memungkinkan deteksi hormon dan metabolit dalam jumlah sangat kecil dengan akurasi yang jauh lebih tinggi.

Dengan LC–MS/MS, dokter dapat menilai metabolit androgen dan hormon steroid secara lebih menyeluruh, termasuk Rasio Testosteron/DHT, Androsterone, hingga Steroid Hormone Panel.

“Teknologi mass spectrometry ini bukan hanya mengenai genomics, tetapi juga multiomics lainnya untuk mengetahui kondisi tubuh secara menyeluruh, membantu prediksi dini penyakit serta merancang strategi pengobatan lebih personal yang disesuaikan dengan kondisi unik individu,” ungkap Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty.

Prodia menekankan bahwa hormon mungkin berukuran kecil, tetapi efeknya besar bagi kesehatan tubuh. Mengenali ketidakseimbangan hormon sejak dini disebut dapat membantu mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius dan memungkinkan perawatan yang lebih tepat sasaran.