oleh

Kasus Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Memasuki Babak Baru

citizen.co.id Sumenep – Kasus dugaan Korupsi Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep memasuki babak baru dengan dilimpahkan berkas perkara keJaksaan Negeri (Kejari) Sumenep oleh Polres Sumenep

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan inisal I dan A yang sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Sumenep berkasnya sudah rampung dan kini sudah dilimpahkan kejari Sumenep.

Kasatreskrim Sumenep, AKP Oscar S Setjo membenarkan prihal kelengkapan berkas kasus tindak pidana Korupsi (Tipikor) oleh I dan A sudah rampung dan masuk babak baru

“Mas untuk berkas Dinkes sudah kami limpahkan ke Tahap Penuntutan Di Kejari Sumenep,” kata Oscar Reskrim Sumenep

Kasi Intel Kejaksaan Sumenep, Novan, mengutarakan apabila berkas memang telah masuk ke meja Kejari Sumenep. Dia menuturkan, berkas akan dipelajari dan segera dikembangan.

“Masih kami teliti formil dan materilnya, kalau sudah lengkap kami konfirmasi lagi ke Polres. Setelah di teliti apakah ada keterkaitan dengan pihak lainnya, atau ada pengembangan tersangka lain,” terangnya pada awak media, Selasa (4/2).

Baca juga :

Apresiasi Presiden Jokowi Kepada BNPB

Gus Sholah Mutiara Tebuireng Menyinari Peradaban Dunia

Kasun Inspiratif, Sukses Kelola Sampah

Dia memastikan, sebelum kode P21 nantinya dikeluarkan, pihaknya akan mempelajarinya dalam rentan waktu 14 hari kedepan kasus tersebut.

“Untuk yang menangani kasus ini adalah Kasi Pidana Khusus (Pidsus). Kami dikasih waktu 14 hari untuk meneliti berkas ini,” ucapnya.

Novan menjelaskan, apabila penetapan tersangka masih akan menunggu dari hasil penelitian berkas yang dilemparkan Polres Sumenep.

“Untuk tersangkanya akan kami konfirmasi lagi, soalnya berkasnya ada dua, untuk Kejari dan Pengadilan Negeri. Kalau dari polres ini kan belum ditahan, karena ini belum tahap dua. Kalau sudah lengkap P21, sidangnya nanti di Tipikor Surabaya,” jelasnya.

Namun, dalam waktu 14 hari kedepan, pihaknya memastikan akan memaksimalkan berkas yang dikirim oleh Polres Sumenep, sebelum dikeluarkannya kode P21.

“14 hari itu sudah maksimal, kalau belum lengkap kita kembalikan dulu ke Polres, kecuali sudah lengkap beserta saksi, tersangka, dan dokumen, baru bisa P21,” pungkasnya.(rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed