Jepang Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung Patogenik Tinggi Tahun 2026

Jan 7, 2026 - 13:54
Jepang Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung Patogenik Tinggi Tahun 2026
Ilustrasi (ist)

Tokyo — Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang mengonfirmasi terjadinya wabah flu burung dengan sifat patogenik tinggi di sebuah peternakan unggas di Prefektur Miyazaki, Jepang selatan.

Kasus yang diumumkan pada Jumat (2/1/2026) ini menjadi kasus pertama flu burung di Jepang pada tahun 2026 sekaligus wabah ke-13 pada musim flu burung kali ini.

Peternakan yang terdampak berada di Kota Nobeoka dan diketahui memelihara sekitar 6.000 ayam petelur. Otoritas setempat telah segera mengambil langkah pengendalian dengan memusnahkan seluruh ayam di lokasi tersebut guna mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Selain pemusnahan, Pemerintah Prefektur Miyazaki juga memberlakukan pembatasan ketat di sekitar area wabah. Peternakan dalam radius 3 kilometer dari lokasi kejadian dilarang memindahkan ayam maupun telur. Sementara itu, peternakan yang berada dalam radius 3 hingga 10 kilometer tidak diperkenankan mengangkut produk unggas ke luar wilayah tersebut.

Musim flu burung di Jepang umumnya berlangsung dari musim gugur hingga musim semi. Hingga saat ini, dua belas wabah sebelumnya pada musim yang sama telah mengakibatkan pemusnahan hampir 3,9 juta ekor ayam di berbagai wilayah Jepang.

Meski kasus flu burung terutama menyerang unggas, otoritas kesehatan Jepang terus mengingatkan pentingnya kewaspadaan karena virus patogenik tinggi berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap industri peternakan dan ketahanan pangan.

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memperketat pengawasan serta meningkatkan langkah-langkah biosekuriti di seluruh negeri.

Sumber: Xinhua

 

Top of Form

 

Bottom of Form