oleh

Jelang Piala Dunia U-20 2021. Asprov Ingin Stakeholder Kembangkan Sport Tourism

citizen.co.id Yogyakarta – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak hanya melakukan persiapan infrastruktur fisik jelang Piala Dunia U-20 2021. Asprov ingin stakeholder kembangkan sport tourism.

“Sport tourism, itu gagasan saya bersama teman-teman skateholder pariwisata, PHRI dan yang ingin Jogja itu dikenal juga sebagai destinasi wisata olahraga,” ucapnya saat dihubungi awak media, Minggu (26/1/2020).

“Apalagi sekarang lagi rame lifestyle bersepeda dan arung jeram, terus beberapa kali futsal internasional juga digelar di DIY,” imbuh Syauqi.

Karena itu, pengembangan sport tourism di Yogyakarta sangat diperlukan menjelang Piala Dunia U-20 tahun 2021. Mengingat dapat menarik banyak wisatawan untuk datang dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat dengan keberadaan event internasional tersebut.

“Kan itu sama seperti orang datang untuk seminar, sama itu artinya jumlahnya bisa lebih besar karena eventnya bisa 3 sampai 5 hari, dan impact ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

“Harapannya bisa dimapping (mana saja yang bisa digunakan sport tourism saat Pildun U-20). Jadi saat low season bisa diisi event-event seperti itu dan posisi tourism industry bisa stabil dengan memasukkan sport industry,” sambung Syauqi.

Baca juga:

Persebaya Surabaya Fokus Asah Pertahanan

Jatim Diwacanakan Jadi Tuan Rumah PON 2020 Bersama Papua

Sebelumnya, Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno menyebut, bahwa ada 2 hal yang perlu disiapkan DIY terkait Piala Dunia U-20 tahun 2021. Di mana persiapan pertama mengenai infsrastruktur, seperti Stadion dan aspek-aspek yang berhubungan langsung dengan pertandingan.

“Yang kedua, (persiapan) terkait non infrastruktur fisik. Misal kesiapan temen-temen stakeholder di DIY untuk bersikap, bertingkah laku dan berperan sebagai tuan rumah,” ucapnya saat ditemui di Pesonna Hotel Malioboro, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Senin (16/12/2019).

“Karena tamu kita akan banyak dan ini sebenarnya potensi besar dikembangkan di sektor yang lain, misal sektor pariwisata,” imbuh Syauqi.

Salah satunya dengan mengajak pemilik Hotel untuk ikut berbenah. Selain itu, memastikan layanan transportasi, layanan kesehatan dan tempat-tempat wisata di DIY siap dalam menyambut event bertaraf internasional itu.

Baca juga:

Nasir dan Zoubairou Garba Dikontrak Persebaya Selama Semusim

Persebaya Surabaya Fokus Asah Pertahanan

“Karena siapa pun yang datang, baik pemain, supporter, keluarga pemain, harus betul-betul terfasilitasi dan merasa nyaman selama berada di DIY,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Industri Pariwisata Dinas Pariwisata DIY, Rose Sutikno, menyambut baik rencana Asprov PSSI DIY. Menurutnya, Dinpar akan melakukan persiapan guna menyambut piala dunia U-20 tahun 2021.

“Tahun 2020 ini harus betul-betul kita persiapkan, karena kan waktunya kurang setahun lagi ya. Dan untuk persiapannya nanti lebih ke destinasi, promosi dan menggelar berbagai event untuk mengenalkan DIY ke wisman,” katanya.

Namun, ia meminta agar semua pihak ikut terlibat dalam persiapan tersebut. Bukan tanpa alasan, hal itu agar persiapan non infratruktur piala dunia berjalan dengan matang.

“Terus terang kita juga perlu andil dari semua seperti pihak, seperti ASITA, PHRI, termasuk masyarakat untuk mempersiapkannya. Agar kita tidak memalukan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia (U-20) besok (tahun 2021),” katanya.(cz/jos/dtk)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed