Internet Rakyat Hadirkan Akses 5G FWA Terjangkau untuk Pemerataan Digital di Indonesia
Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan internet cepat dan stabil, banyak wilayah di Indonesia masih kesulitan mendapatkan akses berkualitas dengan harga terjangkau.
Menjawab tantangan tersebut, layanan Internet Rakyat (IRA) resmi hadir sebagai solusi konektivitas berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan biaya yang lebih hemat.
Internet Rakyat digarap oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) bersama perusahaan teknologi Jepang OREX SAI, yang membawa sistem Open RAN FWA pertama di dunia pada frekuensi 1.4 GHz. Teknologi ini memungkinkan internet disalurkan melalui menara BTS tanpa instalasi kabel, sehingga pengembangan jaringan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
OREX SAI bahkan telah mendirikan PT OREX SAI Indonesia untuk mengerjakan radio unit frekuensi 1.4 GHz serta mengelola operasional perangkat di Indonesia. Kolaborasi ini diperkenalkan secara resmi di Jakarta setelah penandatanganan kerja sama pada Maret 2025.
Untuk distribusi layanan, Surge menugaskan anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, yang bekerja sama dengan 26 distributor lokal dan menargetkan wilayah Region I pada tahap awal.
Presiden Direktur Surge, Yune Marketatmo, menjelaskan bahwa Internet Rakyat dirancang untuk menghadirkan layanan internet cepat dan terjangkau bagi masyarakat luas. Layanan ini menyasar rumah tangga, mahasiswa, pelajar, pekerja remote, UMKM, hingga daerah yang belum terjangkau jaringan kabel optik.
Telemedia menyebutkan, Internet Rakyat menawarkan paket berbiaya Rp100.000 per 30 hari dengan fasilitas, kecepatan hingga 100 Mbps, layanan 5G FWA dengan kuota tanpa batas, modem gratis, serta bonus gratis 1 bulan pertama.
Dengan formulasi ini, Internet Rakyat diharapkan mampu menekan kesenjangan digital sekaligus mendorong percepatan ekonomi digital nasional.
Masyarakat yang ingin mencoba layanan ini dapat melakukan pra-registrasi melalui situs internetrakyat.id. Saat ini Internet Rakyat telah tersedia di beberapa wilayah Jawa, Maluku, dan Papua, dan akan diperluas secara bertahap ke daerah lainnya.
Kehadiran Internet Rakyat menjadi angin segar bagi upaya pemerataan digital di Indonesia, menghadirkan akses berkualitas bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau layanan internet cepat dan terjangkau.