oleh

Inspiratif, Silvia Ratna Sari Dewi Dinobatkan Wisudawan Terbaik Unija

citizen.co.id Sumenep – Silvia Ratna Sari Dewi Mahasiswi Universitas Wiraraja Sumenep, Madura Jawa Timur Jurusan keperawatan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan nilai IPK 3.99.

Capaian ini bukan hal muda diraih karena sebenernya tidak ada istimewa namun ini semua karena usaha serta mengikuti proses pendidikan secara istiqomah.

Alumni SMA 1 Sumenep ini menilai memiliki ketertarikan mengambil jurusan Keperawatan murni karena keinginan. “Meskipun dipertengahan jalan merasa sulit sempat down sih namun karena ini menjadi keputusan maka harus berjuang sampai tuntas,”kata Silvia dengan penuh bahagia terdengar isakan tangis kebahagian.

Baca juga :

Aliansi Cinta NKRI, Kutuk Aksi Pembunuhan dan Pembakaran Rumah Ibadah di Sigi

Aliansi Cinta NKRI Apresiasi Tindakan Pangdam Jaya Tertibkan Baliho Provokatif Bergambar Habib Rizieq

Deklarasi Indonesia Damai, Aliansi Cinta NKRI Tolak Habib, Ustadz dan Penceramah Radikal dan Intoleran

Ketika ditanya soal latar belakang kedua orang tuan Silvia seperti menggambil nafas seperti hanya sebuah mimpi. Ia mengatakan bahwa pendirikan Ibu hanya lulusan SD dan ayahnya SMP tentu ini menjadi motivasi terkuat.

Silvia mengatakan bukan tampa kendala selama dirinya mengenyam pendidikan di Unija jurusan Keperawatan bahkan teringat pada saat masih dibangku sekolah kedua orang tua berkeinginan anaknya dipanggil kedepan. “Keinginan orang tua tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan belajar,”Jelasnya.

“Meskipun kadang saya merasa ngedown dalam arti tidak punya kepercayaan tetapi itu terus saya asah dan melawan ketidak percayaan diri,”ungkapnya.

Gadis cantik asal Peberesan Kota Sumenep ini yang jelas fondasi utama dalam mencapai kesuksesan bukan saja karena faktor usaha tetapi diimbangi dengan doa. “Keinginan orang tua sebenarnya simple yakni bermanfaat kepada orang lain,’ujarnya.

Silvia mengambil judul skripsi ‘Hubungan kejadian stunting pada balita dengan pemberian ASI eksklusif’

Bahkan Silvia secara tegas ketika berbicara kemanusian diri siap secara siaga untuk terjun kelapangan karena hal itu juga menjadi dorongan atas nama kemanusiaan.

Silvia memberi dorongan kepada para mahasiswa untuk terus belajar meskipun di masa pandemi tidak berarti mengurangi rasa semangat. (cz/rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed