oleh

Ikhtiar Jaga Kesehatan, Ratusan santri Ponpes Fatchul Ulum Pacet Mojokerto divaksin

Citizen.co.id Mojokerto – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Fatchul Ulum Pacet Mojokerto, KH. A. Muslich Abbas SH, vaksinasi yang dilakukan kepada para santri merupan ikhtiar menjaga keselamatan jiwa di masa pandemi Covid-19.

“Selain sebagai ikhtiar sehat, persiapan pembelajaran tatap muka, menjalankan peraturan agama dan negara, juga vaksinasi merupakan upaya pesantren dalam menjalankan lima Maqashid Syariah (tujuan syariat),” tutur Kiai Muslich Abbas, dalam keterangan Selasa, 31 Agustus 2021.


Dalam Maqashid Syariah (Tujuan Syariat) disebutkan Hifdzun diin (menjaga agama), Hifdzul mal (menjaga harta), Hifdzul aql (menjaga akal), Hifdzun nafs (menjaga diri), dan Hifdzun nasl (menjaga keturunan).

Kiai Muslich Abbas menyambut baik vaksinasi yang dilakukan terhadap 365 santri di pesantren yang dipimpinnya, Pondok Pesantren Salafiyah Fatchul Ulum Pacet Mojokerto, Selasa, 31 Agustus 2021.


Pada kesempatan itu, dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Komandan Kodim 0815 Letkol Infantri Beny Asman, SH. MH, sebagai bagian dari Jajaran Kodam V/Brawijaya.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau langsung di lokasi vaksinansi seraya menyapa dan memberikan semangat untuk para santri yang hendak divaksin. Tak terkecuali bagi santri yang takut dengan jarum suntik.

Erick Thohir Apresiasi BRI Bantu Vaksinasi 3.000 Santri

Pemerintah Upayakan Progam Vaksinasi bagi Para Pelajar secara Meluas

Di antara santri, tampak ada yang menahan rasa takut terhadap jarum yang menjadi sorotan banyak orang. Pada saat itulah, Bupati Ikfina segera menenangkan sehingga berani untuk divaksin.


Sebelumnya, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meninjau penyelenggaraan vaksinasi yang digelar oleh Jajaran Kodam V/Brawijaya.

Ditujukan bagi para santri di Pondok Pesantren (ponpes) Nurul Islam (Nuris) di Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu 25 Agustus 2021 siang.


Target vaksin pada kesempatan itu, sebanyak 1500 santri dan pengasuh dengan target 3000 dosis yang bakal dilaksanakan dua kali.

Kedatangan Bupati Ikfina disambut oleh Kiai Ahmad Shiddiq dan pengasuh pondok pesantren serta Forkopimca setempat.(cz/Dea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed