oleh

HM Said Abdullah Rekomendasi Madura Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

citizen.co.id Sumenep – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI M Said Abdullah merekomendasi kepada pemerintah untuk menjadikan Madura sebagai Kawasam Ekonomi Khusus (KEK)

Ia menjelaskan penetapan KEK Madura dapat bertumpu pada potensi Madura sebagai bagian penopang komoditas strategis nasional seperti; garam, tembakau, ternak sapi dan jagung.

“Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah sebagai penopang ekspor nasional,”Kata Said Abdullah dalam rilisnya.

Rekomendasi merupakan konsekwensi dari dengan dibubarkan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS).

Baca juga :

Pergunu Sumenep Secara Kelembagaan Netral dalam Pilkada

Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Marinir (PURN) DR. Nono Sampono M.Si Kunjungi Sarang Petarung Harimau Putih Yonif 8 Marinir

KPU Sumenep Pastikan Pasien Positif Punya Hak untuk Memilih

Menurut Said, bahwa kawasan Madura membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur, akan tetapi infrastruktur bukan satu satunya pendekatan untuk melakukan percepatan pembangunan di Madura. “Untuk itu, saya setuju dengan langkah pemerintah untuk pembubaran BPWS,”jelasnya.

Politisi PDIP ini berharap dengan pembentukan KEK Madura harus bertumpu pada kekuatan ekonomi rakyat Madura, dimana skala usaha UMKM harus menjadi tulang punggungnya.

“Karena itu, alokasi sumber daya dan insentif harus tertuju pada pelaku pelaku UMKM se kawasan Madura yang handal, berdaya saing dan mampu menyerap lapangan kerja baru,”tegasnya.

Percepatan pembangunan di Madura harus ditempatkan dalam kerangka penghormatan, penguatan dan pelestarian modal sosial dan budaya.

Sebagai kawasan yang meletakkan agama dan tradisi sangat tinggi, maka pembangunan ekonomi Madura harus diletakkan dalam pelestrarian identitas. “Sehingga kemajuan Madura adalah kemajuan pembangunan yang tanpa kehilangan jati diri,”pungkasnya.(cz/rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed