oleh

Ganjar Sampaikan Duka Mendalam Banjir Flores dan Siap Kirimkan Bantuan

-NASIONAL-0 views

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan duka mendalam atas bencana banjir bandang di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4). Ganjar juga telah menelpon Wakil Gubernur NTT dan menawarkan bantuan penanganan.

“Kemarin saya komunikasi dengan pak Wagub. Tentu kami turut berduka. BPBD dan PMI Jateng saya minta komunikasi dengan pihak NTT untuk menanyakan kira-kira kebutuhan apa, sehingga nanti ketika list sudah ada dan kita perlu memberikan bantuan, maka akan kita bantu,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Senin (5/4).


Seperti yang dilakukan Ganjar pada daerah lain yang terkena bencana, pihaknya siap memberikan bantuan ke NTT. Sebab menurutnya, sakitnya NTT juga sakitnya warga Jawa Tengah.

Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Bencana di Flores Timur dan Lembata, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Rp1,2 Miliar

62 Orang Meninggal Dunia Akibat diterjang Banjir Bandang di Flores NTT

“Akan kami bantu seperti daerah lain. Maka lagi kami pantau, mudah-mudahan hari ini ada laporannya. Kemarin saya komunikasi dengan Wagub, beliau mengatakan masih mengendalikan dengan kemampuan yang ada di sana,” jelasnya.

BPBD dan PMI lanjut Ganjar diminta komunikasi intens terkait bantuan apa yang kira-kira bisa diberikan. Apakah butuh tenaga untuk search and recue atau perlu bantuan logistik.


“Biar efisien saja. Pak Sarwo yang sekarang ngurusi PMI cukup intens komunikasi dengan pihak sana. Sekarang tinggal menunggu hasil, mudah-mudahan hari ini sudah ada hasilnya,” ucapnya.

Selain komunikasi perihal bantuan, Ganjar juga terus menjalin komunikasi dengan warga Jawa Tengah yang ada di NTT. Ia ingin memastikan apakah ada korban dari warga Jawa Tengah dalam musibah itu.


“Selain itu kami juga meminta masyarakat Jateng di sana untuk membantu. Karena waktu itu kami pernah didatangi masyarakat Jateng di sana dan mereka salah satu aktivitasnya adalah membantu di bidang kesehatan. Mudah-mudahan mereka bisa terlibat dalam penanganan pasca bencana ini,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (4/4). Akibatnya, hingga hari ini tercatat ada 54 orang meninggal dunia dan beberapa warga dikabarkan masih hilang. Bencana itu juga memporak-porandakan rumah warga sehingga ratusan warga terpaksa mengungsi akibat bencana alam ini.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed