FIFA Bongkar Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Malaysia Didenda dan Citra Negeri Jiran Tercoreng

Oct 7, 2025 - 17:33
FIFA Bongkar Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Malaysia Didenda dan Citra Negeri Jiran Tercoreng
FAM (ist)

Jakarta - Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) setelah ditemukan adanya pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi sejumlah pemain Timnas Malaysia. 

Temuan ini langsung memicu kehebohan di Negeri Jiran, bahkan membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Hannah Yeoh, angkat bicara karena menilai reputasi negaranya tercoreng di mata dunia.

Dalam laporan resmi FIFA yang terdiri atas 19 halaman, disebutkan adanya kejanggalan dalam data tempat lahir dan garis keturunan tujuh pemain yang dinaturalisasi. Ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

FIFA menilai dokumen naturalisasi ketujuh pemain tersebut mengandung unsur pemalsuan data, sehingga menjatuhkan sanksi denda kepada FAM. Sementara itu, para pemain yang terlibat juga dijatuhi denda individual serta hukuman larangan beraktivitas di dunia sepakbola selama satu tahun.

Menpora Malaysia, Hannah Yeoh, menegaskan bahwa kasus ini menjadi tamparan keras bagi citra olahraga Malaysia. Ia mendesak FAM untuk segera bertindak dan memberikan klarifikasi menyeluruh.

“Meski FAM sudah mengeluarkan pernyataan bahwa ini merupakan kesalahan teknis oleh staf mereka, semua perlu diperbaiki karena 19 halaman yang berisi pernyataan serius dari FIFA telah mencoreng citra negara,” ujar Hannah Yeoh dikutip dari Bernama.

Hannah juga memahami kekecewaan publik Malaysia terhadap kasus ini. Ia menyebut kemarahan para pencinta sepakbola lokal adalah hal yang wajar dan menjadi momentum untuk pembenahan menyeluruh di tubuh FAM.

Lebih lanjut, Menpora memastikan bahwa proses hukum dan administrasi banding sedang berjalan.

“FAM harus menyelesaikan proses banding sebelum kami membuat pengumuman khusus... karena proses banding belum selesai,” katanya.

“Setelah putusan, saya diberitahu bahwa FAM mempunyai tiga hari untuk menyatakan niatnya untuk menyatakan banding, beserta lima hari untuk mengajukan banding,” tambahnya.