oleh

Eks Kemensos Juliari Batubara Divonis 12 Tahun Penjara, Nyinyiran Netizen Jadi Alasan Meringankan

Citizen.co.id Jakarta – Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara sebagai tersangka dalam kasus bansos Covid-19 divonis 12 Tahun penjara. Sidang yang diketuai oleh hakim Muhammad Damis di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat.

Juliari ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait kasus korupsi bansos. Ia ditangkap KPK pada Minggu (6/12/21).


Fee yang diminta Juliari pada setiap paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 di wilayah Jabodetabek membuat geram masyarakat. Pasalnya Juliari dianggap tega korupsi disaat masyarakat menderika karena dampak COVID-19.

Status Plh Sekdaprov Dapat Jadi Hambatan Pembahasan P-APBD Jatim 2021

Surabaya dan Jabodetabek, Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk Mal

Dalam pertimbangan vonis hukuman penjara bagi Juliari, hakim meringankan hukuman Juliari karena Juliari belum pernah dijatuhi. Selain itu, hakim menyoroti Juliari sering di-bully, hakim menilai Juliari sudah cukup menderita karena bully-an masyarakat.


“Terdakwa sudah cukup menderita dicerca, dimaki, dihina oleh masyarakat. Terdakwa telah divonis oleh masyarakat telah bersalah padahal secara hukum terdakwa belum tentu bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” tutur hakim.

Dalam persidangan Juliari dinyatakan bersalah dan terbukti telah menerima siap dalam pengadaan paket bansos COVID-19 di wilayah Jabodetabek 2020 sebesar Rp. 32,48 Milliar.(cz/fan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed