oleh

Di Tengah Pandemi, Ibu Menyusui Diharapkan Tetap Optimal Beri Asi Bayinya

citizen.co.id Surabaya – Di masa pandemiCovid-19,ibu menyusui diharapkan memberikan ASI secara optimal untuk bayinya. Hal ini guna meningkatkan imun serta melindungi anak dari berbagai penyakit, seperti diare dan pneumonia.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Jawa Timur, Sujud, di konfirmasi, Rabu (4/8/2021) mengatakan, seiring dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, WHO, UNICEF, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menganjurkan vaksin untuk ibu menyusui. Ibu yang sudah divaksinasi juga disarankan agar meneruskan menyusui untuk melindungi bayi.


Dikatakannya, vaksin Covid-19 aman untuk ibu menyusui.Virus Covid-19tidak terdeteksi di dalam ASI ibu yang terkonfirmasi positif. Selain itubayi mempunyai risiko rendah untuk terinfeksi Covid-19, dan menyusui sertakontak kulit ke kulit mengurangi risiko kematian bayi secara signifikan.

Lebih lanjut dikatakannya, menyusui memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan potensi risiko penularan Covid-19, dan ibu menyusui yang positif Covid-19 tetap dapat memberikan ASI dan memperhatikan protokol kesehatan.


Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini,pada siaran persnya mengatakan, pemberian ASI memiliki beragam manfaat kesehatan, sosial, dan ekonomi baik bagi anak maupun ibu. Saat ini, dukungan terhadap ibu menyusui sangat dibutuhkan agar ibu dapat memberikan anak-anaknya awal yang terbaik dalam hidup mereka.

Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati: Kesuksesan Vaksinasi Ditentukan oleh Ketersediaan dan Distribusi Vaksin

DPRD Jatim Sahkan Raperda Laporan Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Menjadi Perda

“Untuk itu, kita harus pastikan semua ibu menyusui menerima vaksin COVID-19 agar mereka terlindung dari virus korona sehingga mampu mengasuh dan merawat anaknya,” katanya.


Secara khusus, ibu perlu didorong untuk mulai menyusui dalam satu jam pertama paska-persalinan dan memberikan ASI secara ekslusif selama enam bulan pertama kehidupan anak, dan meneruskan menyusui hingga anak berusia dua tahun atau lebih dengan makanan pendamping ASI yang tepat.

Mengingat manfaat ASI yang luar biasa, ibu yang terkonfirmasi atau diduga tertular COVID-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dianjurkan melanjutkan pemberian ASI dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pemberian ASI juga sebaiknya dilanjutkan bagi anak yang diduga atau terkonfirmasi tertular COVID-19.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed