oleh

Cegah Stunting, Kementerian Kominfo Sasar Anak Muda Indonesia

-DAERAH-0 views

Citizen.co.id Bondowoso – Kalangan kaum muda khususnya remaja putri dipandang perlu untuk mendapatkan akses informasi dan pendidikan tentang stunting serta pencegahannya. Sebagai upaya penurunan angka prevalensi stunting.

Kementerian Kominfo R I melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik – Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia – Kebudayaan, menggelar kegiatan Forum Sosialisasi Hybrid Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) secara virtual, Jumat (09/07) yang dipusatkan di Kabupaten Bondowoso, event yang juga dipublikasikan lewat streaming YouTube ini diikuti 217 peserta.


Direktur Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ditjend. Infokom Publik, Wiryanta menjelaskan kegiatan sosialisasi untuk penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkepribadian Indonesia.

Kapolri: Akhir Agustus Warga Jawa Timur Terima Hadiah Herd Immunity

Satgas COVID-19: Tindak Tegas Bagi Pelanggar PPKM Darurat

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, tahun 2019 angka prevalensi stunting mencapai 27,8 % dan ditargetkan oleh Presiden pada tahun 2024 secara nasional menjadi 14 %, dikatakan ini merupakan tugas berat sehingga pihaknya minta dukungan khususnya dari generasi muda tersebut.


“Tujuan penurunan prevalensi stunting ini untuk menyongsong bonus demografi di tahun 2030, memiliki SDM yang unggul dan mempunyai kompetensi bisa bersaing secara global berkepribadian Indonesia” terang Wiryanta.

Dengan penurunan angka prevalensi stunting ini juga kedepannya bisa menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045 sehingga masuk sebagai negara yang terpandang di dunia. Diakuinya dalam masa pandemi Covid 19 sejak awal 2020 sampai 2021 ini, penurunan prevalensi stunting di Indonesia mengalami perlambatan, melalui kegiatan sosialisasi ini saatnya untuk mempercepat dan mengakselerasi penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia.


“Untuk itu sadar betul stunting ini menjadi ancaman kalau tidak bisa mengatasinya” pungkasnya.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed