oleh

Cara Unik Atasi Pandemi Covid-19, PKC KOPRI Sumsel Bangun Jaringan Lewat Aplikasi Zoom

citizen.co.id Jakarta, – Pengurus Koordinator  (PKC)  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se- Sumatra punya cara unik menyikapi pandemi Covid-19 dengan menggelar diskusi online.

Tema yang diusungnya adalah peran kader Kopri ditengah wabah virus corona.

Diskusi online dengan mengunakan aplikasi Zoom cukup menarik sebab hal ini baru kali pertama dilakukan. Namun meskipun demikian kegiatan diskusi berjalan dengan sukses.

Baca juga :

DKC Garda Bangsa Kab. Mojokerto Bareng Mas Atho’ Bagi-bagi Masker

Kurangi Beban Akibat Corona, Mas Atho Salurkan Bantuan 2.100 Paket beras, Masker, dan Desinfektan

Puluhan Ribu Anggota Pagar Nusa Turun Jalan Minta Keadilan! Desak Polisi Tangkap Pengeroyok Anggota PN sampai Mati

Terlibat dalam diskusi online seluruh ketua Kopri se-Sulbar ikut berpartisipasi. Moderator langsung dipimpin oleh ketua Kopri Sumsel dengan menghadirkan pemateri Nurma Nengsi Sekjend Kopri PB PMII.

Selain acara diskusi juga bagian silaturahim ketua PKC Kopri PMII se-Sumatra meskipun dalam pandemi covid-19 tidak mengurangi kebersamaan.

Moderator Diskusi Yiki netra harahap, menjelaskan bahwa diskusi melalui online ini kepentinganya bagaimana peran kopri di tengah pandemi. “Bukan soal Kongres,” kata Yiki.

Yiki Netra Harahap, menjelaskan diskusi berjalan dengan dengan hikmat para peserta sangat antusias. Secara bergantian mereka berbicara memberi pandangan terkait pandemi covid-19.

“Mereka diskusi kayak seperti biasa meskipun hanya melalui online,” ungkapnya.

Kata Yiki, ada berapa poin yang dihasilkan dalam diskusi online soal peran kopri dalam menghadapi wabah corona. Pertama, kader kopri PMII harus mematuhi segala himbauan pemerintah.

Yang Kedua, mendorong Kader Kopri untuk menanam di pekarangan rumah.

Ketiga, mendorong kader Kopri untuk aktif membuat konten sosialisasi tentang himbauan covid-19.

Empat, mendorong kader Kopri untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang virus corona.

“Jadi itu berapa hasil poin hasil diskusi dengan ketua Kopri se-Sumatra,” jelasnya.

Ketua PKC Kopri PMII Sumsel ini mengatakan selain 4 hal itu kader Kopri juga dituntut untuk mengawasi Dana Desa (DD) yang hari ini juga dialokasikan kepenanganan covid-19.(cz/rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed