oleh

BPSDMP Kominfo Surabaya Sosialisasikan DTS di Kabupaten Lombok Timur

-DAERAH-0 views

Citizen.co.id Surabaya – Sebagai upaya untuk memasyarakatkan digitalisasi dalam semua aspek. Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) di Surabaya, Rabu (30/6/2021) mensosialisasikan Program Digital Talent Scholarship, di Institut Agama Islam Hamzanwadi NW di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala BPSDMP Kominfo di Surabaya, Eka Handayani, SE, MM mengatakan, program ini merupakan pelatihan pengembangan kompetensi yang telah diberikan kepada talenta digital Indonesia sejak tahun 2018.


Program Digital Talent Scholarship tahun 2021 didesain untuk menciptakan ekosistem seimbang dalam memaksimalkan peran pentahelix (pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan tinggi, dunia usaha, dan media) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

Anggota DPRD Jatim, Abdul Halim ajak Masyarakat Bangkalan Tetap Patuhi Prokes dan Jangan Kendor

Gandeng PT Mexindo Mitra Perkasa, Food Station Perluas Areal Pemasaran di Batam dan Tanjung Pinang

Program Digital Talent Scholarship bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi angkatan kerja muda Indonesia, masyarakat umum, dan aparatur sipil negara. Program DTS 2021 secara garis besar dibagi menjadi delapan akademi.


“Nilai tambah DTS 2021 selain beasiswa pelatihan untuk peserta, juga akan membuka peluang pemagangan dan kerja karena DTS juga melibatkan industri dan startup digital dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Pandemi Covid-19 mendorong laju digitalisasi di semua bidang kehidupan. Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mengembangkan talenta agar mampu mengimbangi laju transformasi digital yang tengah berlangsung.

Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2021, Kementerian Kominfo mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia. “Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan Akselerasi Transformasi Digital, Kementerian Kominfo berupaya mempersiapkan kebutuhan sumber daya manusia talenta digital,” katanya.


Guna memperluas akses dan peningkatan infrastruktur digital. Bahkan juga mempersiapkan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, baik di pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, sektor pendidikan, sektor kesehatan, perdagangan, sektor industri, sektor penyiaran; mempercepat integrasi Pusat Data Nasional; dan menyiapkan regulasi, berkaitan dengan skema-skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.

Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur, Raden Tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede M. Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I. mengatakan, transformasi digital dapat menjadi solusi cepat dan strategis bagi Indonesia untuk menyongsong masa depan. Namun, juga sangat penting menjaga kedaulatan dan kemandirian digital dengan mendorong penguatan produksi serta talenta dalam negeri.


DTS merupakan program yang diusung Kominfo untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi angkatan kerja muda Indonesia, masyarakat umum, dan aparatur sipil negara. “Program ini sangat tepat, apalagi dikerjasamakan dengan kalangan kampus seperti yang hari ini dilakukan di Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur,” terangnya.

Sosialisasi juga menghadirkan narasumber Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Benny Sampirwanto dan Akademisi Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Meithiana Indrasari(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed