Atiqah Hasiholan dan Peran Kontroversial di Layar Kaca

citizen.co.id Jakarta – Bagi seorang aktris, peran baru yang menantang merupakan sebuah dambaan. Itu pula yang dirasakan Atiqah Hasiholan. Dalam serial Scandal, Atiqah memerankan sosok selebriti yang terjebak dalam masalah yang kontroversial, yakni prostitusi online.

Bagi Atiqah, peran ini merupakan peran dengan multidimensi. Sebab, meski terkesan kontroversial, tetapi serial yang ditayangkan oleh Vidio itu memiliki banyak sekai pesan positif di dalamnya.

Baca juga :

Scandal bercerita tentang karier seorang influencer dengan jutaan pengikut yang mendadak hancur setelah video asusilanya viral dan mencemarkan namanya. Atiqah berperan sebagai Atiqah, seorang selebriti yang terlibat dalam prostitusi online. Menurutnya, tema ini sangat dekat dengan masalah isu yang beredar di masyarakat.

“Cerita ini fiktif tapi kejadian seperti ini banyak sekali kita temui. Ini salah satu bentuk trafficking kan,” ujar Atiqah dalam jumpa pers virtual “Vidio Orisinal Series” di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Atiqah mengaku tertarik menerima tawaran bermain dalam Scandal lantaran banyak pesan positif yang disampaikan melalui 13 episodenya. Kemudian, kisah dan liku-likunya pun menarik.

“Di luar sana banyak anak-anak muda yang mau jadi bintang. Ini bisa buat referensi bagi mereka untuk bisa berhati-hati. Jangan sampai karena ingin jadi bintang, mereka malah terjebak dalam prostitusi dan jalan yang menyimpang,” ujar Atiqah.

Selain itu, sebagai seorang ibu, istri Rio Dewanto ini juga ikut memikirkan tema film dari kacamata seorang ibu. Tak heran jika Atiqah pun mengaku total bermain dalam Scandal.

“Ada adegan-adegan yang belum pernah aku lakukan sebelumnya. Aku mau ambil tawaran main di sini karena ceritanya bagus dan penting,” tambahnya.

Selain Atiqah, Scandal juga menampilkan beberapa aktor dan aktris lain seperti Ibnu Jamil, Maddy Slinger dan Cinta Brian.

Ibnu Jamil mengatakan Scandal bisa menjadi sebuah pelajaran bagi masyarakat yang mencoba untuk merintis karier di dunia hiburan. Sebab, di sini diperlihatkan bagaimana orang menghalalkan segala cara untuk menjadi bintang.

“Di sini gambarannya sangat realistis dan dekat dengan dunia entertainment Indonesia. Apalagi kia banyak dengar berita tentang itu (prostitusi online, red) akhir-akhir ini. Namun, kami memberikan sisi edukasi bahwa setiap kesuksesan membutuhkan proses. Selama kita punya skill jangan pernah takut dengan persaingan. Kami coba gambarkan proses-proses apa saja untuk jadi sukses,” ujar Ibnu.(cz/bel)

 15,375 total views,  6 views today

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*