Antisipasi Arus Mudik, Polres Bentuk Posko di Perbatasan

Citizen.co.id Sumemep – Pemerintah mengeluarkan surat edaran (SE) soal pelarangan mudik hal ini untuk mencegah penularan covid-19.


Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Ketua DPD RI Desak Pemerintah Siapkan Skema Baru Subsidi Listrik untuk Kurangi Beban Masyarakat

Sido Muncul Salurkan Bantuan Korban Banjir NTT Melalui Kemensos

Untuk mencegah hal tersebut Polres Sumenep memperketat dengan membangun posko keamanan di Perbatasa baik jalur selatan di Pragaan dan jalur utara kecamatan Pasongsongan.

Menurut Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti pembentukan posko ini di setiap perbatasan dalam rangka antisipasi lonjakan arus balik.


“Terkait larangan mudik oleh presiden, Polres Sumenep telah mendirikan pos di perbatasan Prenduan dan pasongsongan,” kata Widiarti kepada Selasa, 14 April 2021 melalui aplikasi Whatsaap.

Penjagaan secara ketat bukan saja hanya antisipasi lonjakan arus mudik tetapi untuk antisipasi kriminalitas selama bulan suci ramadhan.

Widiarti berharapa Kepada seluruh masyarakat Sumenep yang saat ini lagi merantau agar tidak mudik ke Sumenep.

“Sayangi diri kita, jaga orang tua kita, jaga saudara-saudara kita dari virus covid-19,” tegasnya.


Sebelumnya Satgas Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 H.

Menurut Doni Monardo selaku Ketua Satgas Covid-19, penerbitan SE tersebut bertujuan untuk mengatur pembatasan mobilitas masyarakat dan mengoptimalisasi fungsi posko Covid-19 di desa/kelurahan selama Ramadan 1442 H dan Lebaran Idul Fitri 2021.(cz/rus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*