oleh

Aliansi Garda Nusantara Tapal Kuda, Minta Tegakkan Hukum Seadil-adilnya Untuk Ormas Radikal

citizen.co.id Jember – Aliansi Garda Nusantara Tapal Kuda menggelar aksi damai di depan alun-alun Ambulu. Massa mengecam adanya kelompok intoleran dan radikal. Apresiasi dan dukung juga disampaikan untuk menegakkan hukum bagi Rizieq Shihab.

Dalam aksi damai itu, massa aksi selain berorasi mendukung pemerintah, TNI dan Polri menegakkan hukum seadil-adilnya. Mengapresiasi langkah tegas yang dilakukan oleh kepolisian republik Indonesia.

Massa mengawal aksi dengan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, Aliansi Garda Nusantara Tapal Kuda ini hadir untuk mempererat persatuan dan kesatuan anak bangsa dengan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dan kita tidak mau ada oknum yang memecah belah bangsa ini. Kita akan menolaknya,” ujar orator disambut kalimat tegakkan hukum bsgu Rizieq Shihab dan Pengikutnya yang meresahkan masyarakat dari massa aksi lainnya depan Balai alun alun Ambulu jln raya Suyitman, Sabtu (12/12/2020).

Baca juga :

Refleksi Mengenang Dadang Hawari, Peran Agama Dalam Kedokteran Jiwa

Polri Cekal MRS dan Tersangka Lainnya Ke Luar Negeri

Kendalikan Konsumsi, Pemerintah Naikkan Cukai Rokok Terhitung 1 Februari 2021

Teriakan tegakkan hukum Rizieq disampaikan massa aksi berulang-ulang. Bukan hanya itu, massa juga meminta pembubaran Front Pembela Islam atau FPI.

Aksi damai itu mendapatkan pengamanan dari aparat kepolisian. Perwakilan massa aksi juga membagikan selebaran penolakan terhadap oknum pemecah belah bangsa kepada pengguna jalan.

Koordinator aksi, H. Mahmud mengatakan aksi diikuti Aliansi Garda Nusantara Tapal Kuda ini dilakukan secara spontan untuk memberikan spirit kepada pemerintah TNI dan Polri. Setelah melihat kegaduhan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Kegaduhan yang diciptakan oleh oknum sengaja bertujuan untuk memecah belah bangsa.

“Sebagai warga Jember, kami kemudian terpanggil, untuk mempererat persatuan anak bangsa, dan menolak segala bentuk upaya memecah belah bangsa,” tegas H. Mahmud yang dikenal dengan sebutan Kiai Gandrung kepada wartawan disela aksi.

Menurut Kiai Gandrung, penolakan kepada oknum selama ini terus menebar kebencian dalam ceramahnya tanpa memberikan kesejukan kepada umat, wajib ditolak dan diberikan peringatan.

Aksi damai kemudian dilanjutkan dengan pernyataan sikap yakni:

1. Mendukung sepenuhnya pemerintah untuk bersikap tegas kepada organisasi yang Radikal dan intoleran untuk menertibkan dan membubarkannya.

2. Mendukung Pemerintah, TNI dan Polri menegakkan hukum yang seadil-adilnya, kepada siapa saja yang melakukan upaya memecah belah NKRI

3. Siap menjadi benteng tegaknya NKRI, dan siap menghadang kelompok Islam garis keras dan intoleran.

4. Menolak Semua Ormas yang premanisme, Radikal dan intoleran.

5. Siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Jember, 12 Desember 2020
Garda Nusantara Tapal Kuda

Aksi berjalan damai hingga kemudian massa aksi membubarkan diri, setelah membacakan pernyataan sikap mereka.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed