Aliansi Cinta NKRI Desak Gubernur Khofifah Segera Copot Komisaris dan Dirut Plt Petrogas Jatim Utama

citizen.co.id Surabaya – Aliansi Cinta NKRI kembali mendesak Gubernur Jawa Timur Khofifah agar segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan PT Petrogas Jatim Utama (PT.PJU) salah satu BUMD Pemerintah Provinsi Jatim yang saat ini sedang mengalami Deviden.


Dalam perjalanannya Petrogas Jatim Utama (PJU) selama dipimpin Dirut Plt.Agus Edi Sumanto mengalami Deviden yang sangat Drastis, penurunan Pendapatan Aset Daerah (PAD).

Antisipasi Mudik Lebaran Polda Jatim Gandeng Polda Bali dan Polda Jateng, Optimalkan Tujuh Rayon Penyekatan

Deviden Menurun Drastis, Ketua Komisi C DPRD Jatim desak Gubernur Segera menentukan Dirut Definitif PT. Petrogas Jatim Utama

Ahmad Zazuli Ketua Aliansi Cinta NKRI kembali mendesak Gubernur Khofifah untuk segera melaksanakan RUPS Lub. Demi memaksimalkan kinerja PT. PJU yang akhir-akhir ini kurang maksimal sebab Direktur Utamanya hanya dijabat Plt, bukan definitif.


“Zazuli menilai apa bila Petrogas Jatim Utama (PJU) dibiarkan begitu saja maka, ada kemungkinan BUMD ini akan mengalami likuidasi, sebelum hal itu terjadi ia meminta Gubernur Khofifah untuk Segera mencopot Komisaris dan Dirut Plt Petrogas Jatim Utama.

Ia pun menganggap, jika kekosongan jabatan ini terus menerus dibiarkan, menurutnya merupakan presenden buruk dilingkungan Pemprov Jatim. Sehingga kesehatan BUMD Jatim sangat dipertanyakan.”tindas Pria yang akrab disapa cak djaz


“Aliansi cinta NKRI menilai apabila tidak segera diambil tindakan oleh ibu Gubernur maka ini akan menjadi citra yang buruk di mata publik. Mengingat saat ini beberapa pejabat pemprov sedang dijabat Plh, dan hampir 17 OPD mengalami kekosongan pimpinan 2 BUMD mengalami deviden yang sangat drastis,” katanya.

Cak djaz mengaku, tidak hanya kali ini ia menyoroti BUMD PT. PJU, ia sudah pernah melakukan audiensi ke pihak Pemprov Jatim, apda tanggal 18 Maret 2021, namun berakhir deadlock (jalan buntu).


“Dari hasil audiensi Antara Aliansi Cinta NKRI ke Pemprov yang diwakil oleh Pimpin kabiro ekonomi (Ir.Tiat Suwardi) dan dihadiri Husnul Huluk (komisaris) dan Agus Edi Sumanto (Plt Dirut) PT. PJU di mediatori kasat Intel Polresta Surabaya (AKBP wimboko) dalam pertemuan tersebut terjadi deadlock (jalan buntu antara aliansi cinta NKRI dan pihak Pemprov.

Cak djaz juga menyampaikan ia akan melakukan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi dihadapan publik,” ungkap cak djaz.


Iapun berharap DPRD Jatim agar segera mengontrol dan mengevaluasi semua BUMD Jatim. “Terlebih yang sedang mengalami Deviden yang sangat drastis seperti PT. PJU dan PT. PWU.”pungkasnya (pr/ttk)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*