oleh

Aliansi Cinta NKRI Apresiasi Kinerja Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI Di Surabaya

Citizen.co.id Surabaya – Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Surabaya, ditolak dan dibubarkan oleh warga kota Surabaya. Deklarasi yang semula akan digelar di gedung juang 45. Pindah ke Masjid Jabal Nur Jambangan Surabaya.

Ahmad Zazuli Ketua Umum Aliansi Cinta NKRI, menilai kegiatan tersebut mencederai nilai – nilai kemanusiaan, Karena saat ini masyarakat Indonesia dan dunia sedang menghadapi Pandemi Covid-19 dimana semua warga tidak diperkenankan melakukan kegiatan dengan skala besar, karena hal itu bisa menjadi klaster baru penularan virus korona” ujar Zazuli saat di temui di kantor Graha SA Management Surabaya, Senin (28/9).

Baca juga :

Kiai Kampung Apresiasi Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI di Surabaya

Penetapan Paslon Tanpa Kerumunan Massa, Optimis Pilkada Sukses Oleh: Reza Fahlevi

Barisan Pembaharuan: Presiden Harus Dengar Aspirasi NU dan Muhammadiyah, Soal Tuntutan Pilkada Ditunda

Zazuli menambahkan aksi deklarasi KAMI di Surabaya sangat kurang tepat. Covid-19 disurabaya masih sangat tinggi belum lagi kegiatan tersebut juga tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian.tambah cak djaz sapaan akrabnya.

Menurut cak djaz, deklarasi KAMI tersebut juga menggangu kondusivitas masyarakat Surabaya yang saat ini masih berjuang untuk beradaptasi dengan era baru di masa pandemi Covid-19.

Gerakan KAMI bermuara pada satu tujuan yaitu akan membuat masyarakat tidak percaya terhadap pemerintahan yang saat ini sedang berlangsung.
“Saat ini masih dalam kondisi bencana Dunia Covid-19, semua sektor dari perekonomian, kesehatan, sosial, keamanan masih terganggu lebih-lebih perekonomian. Maka dari itu, saya menolak keras adanya deklarasi tersebut,” ujar cak djaz yang juga pengurus Banser Jawa Timur.

Menurut cak djaz yang juga sebagai ketua umum Aliansi Cinta NKRI, jika gerakan ini dibiarkan, maka yang ditakutkan akan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Bahkan dikhawatirkan gerakan tersebut muaranya untuk memprovokasi masyarakat agar tidak percaya terhadap pemerintahan belum lagi Organisasi KAMI termasuk organisasi yang Ilegal.

Ahmad Zazuli juga mengapresiasi kinerja jajaran Polda Jatim dalam rangka membubarkan deklarasi KAMI di surabaya serta mengimbau kepada penggiat dan patron gerakan deklarasi KAMI agar tidak melakukan deklarasi di Kota Pahlawan.” pungkasnya.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed