oleh

Ahmad Athoillah Politisi PKB Desak Gubernur Khofifah Tidak PHP Pesantren Menuju New Normal

citizen.co.id Surabaya – Politisi PKB Ahmad Athoillah mengapresiasi rencana Pemprov Jawa Timur menerapkan New Normal di pondok pesantren (ponpes). Mas Atho’, sapaan akrabnya, berharap Pemprov Jatim tidak memberi harapan palsu (PHP), keseriusan terhadap pesantren.

“Kami berterimakasih pada Bu Gubernur Jatim (Khofifah Indar Parawansa), yang bakal menyiapkan protokol kesehatan di ponpes menuju new normal. Termasuk memfasilitasi santri kembali ke pondok, mudah-mudahan ini bukan PHP,” kata anggota DPRD Jatim asal Dapil Mojokerto-Jombang itu, Rabu (10/6/2020).

Namun, lanjut Mas Atho’, rencana Pemprov sampai saat ini baru wacana belaka. Belum ada tanda-tanda langkah Pemprov dalam mempersiapkan, ketersediaan fasilitas kesehatan di ponpes menuju new normal. Termasuk jaminan kesehatan untuk para santri yang akan kembali memulai proses belajar mengajar ditengah pandemi covid-19.

Baca juga :

Relawan Jokowi Konsolidasi Gerakan, Tolak Upaya Pemakzulan Presiden Jokowi

Kesampingkan Isu Politik, Cak Ulum ajak Pemuda Pelopor Tertib dan Berani

Fasilitas yang dimaksud adalah seperti pusat kesehatan pesantren (puskestren), tenaga medis, alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari masker, hand sanitizer dan juga ABD untuk petugas medis. Kemudian pemenuhan gizi para santri dan pengajar di pesantren.

“Kami sampai sekarang belum tahu bagaimana kepastian dan keseriusan Bu Khofifah terhadap pesantren. Kami juga belum tahu berapa anggarannya, karena sampai detik ini belum ada pembahasan dan koordinasi terkait anggarannya,” kata politisi asal Denanyar Jombang itu.

Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim itu, menyatakan seluruh santri wajib rapid test atau PCR test terlebih dahulu, sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan pesantren. Ia tidak ingin pesantren menjadi klaster baru covid-19. “Maka itu kesehatan santri harus dijamin. Jangan sampai ada klaster baru, apa lagi di pesantren,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed