citizen.co.id

75 WNI Kru Kapal Pesiar Jepang Masih Harus Dikarantina

Citizen.co.id Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI mengatakan sebanyak 75 warga Indonesia yang menjadi kru kapal pesiar Diamond Princess, masih akan menjalani masa karantina selama 14 hari ke depan di Jepang. Media internasional melaporkan seluruh kru kapal Diamond Princess, termasuk puluhan WNI itu, akan menjalani periode karantina baru setelah seluruh penumpang keluar.

Proses pelepasan para penumpang dikabarkan akan memakan waktu 2-3 hari terhitung sejak hari ini, Rabu (19/2), lantaran harus menunggu hasil uji lab.

“Informasinya memang seperti itu, sesuai dengan protokol WHO,” kata pelaksana tugas juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, ketika ditanya awak media soal kabar perpanjangan masa karantina bagi para awak kapal Diamond Princess melalui pesan singkat. Faizasyah juga menuturkan seluruh awak kapal termasuk 75 WNI akan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu tiga WNI yang dinyatakan positif terinfeksi corona akan menjalani perawatan di Jepang sampai benar-benar dinyatakan sembuh. Ratusan penumpang Diamond Princess mulai meninggalkan kapal pesiar itu setelah dikarantina di perairan Yokohama, Jepang, terkait virus corona selama 14 terakhir.

Baca juga :

Kominfo Imbau Waspadai Penyebaran Virus Corona Lewat Kiriman Pos

Dinyatakan Bebas Corona, 65 Warga Jatim Diperbolehkan Pulang

242 Orang Tewas dalam Sehari, Korban Jiwa Corona Melonjak Jadi 1.363 Orang

Sekitar 500 penumpang diperbolehkan keluar kapal setelah menjalani tes dan dinyatakan negatif corona.

Ratusan penumpang itu menganggap periode karantina sebagai masa yang sulit sebab mereka tak pernah menyangka rencana liburan berubah menjadi mimpi buruk.

Dilansir dari AFP, para penumpang yang tidak memiliki gejala dan dinyatakan negatif Covid-19 juga menerima sertifikat resmi yang memaparkan bahwa mereka tak berisiko terinfeksi epidemi tersebut.


Berdasarkan data terakhir, sebanyak 542 orang di atas kapal tersebut dinyatakan positif corona dan tiga di antaranya merupakan WNI. Sementara itu jumlah total penumpang dan awak kapal yang diangkut Diamond Princess berjumlah 3.700 orang.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dua dari ketiga korban WNI telah dibawa ke rumah sakit di Kota Chiba untuk mendapat perawatan. Sementara satu lainnya masih dalam perjalanan menuju rumah sakit menurut informasi terakhir yang didapat Retno. (cz/jos/bel)

 76 total views,  2 views today

One thought on “75 WNI Kru Kapal Pesiar Jepang Masih Harus Dikarantina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *